Hanya Karena Saling Pandang, Berujung Tusukan

Foto/deni

Palembang-Nasib apes dialami M Fadeli (30). Warga Jalan Sultan Agung, Kelurahan I Ilir, Kecamatan IT II, Palembang ini, harus mengalami luka tusuk di pinggang, usai ditikam oleh Toyang (40), juruparkir di Pasar Burung.

Masalahnya pun sepele, korban terlibat saling pandang dengan anak terlapor yang bernama Dewa. Saling pandang tersebut berakhir dengan penusukan terhadap dirinya yang dilakukan oleh Toyang.

Atas kejadian itu, korban Fadeli mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (28/5) sekitar pukul 14.00 untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Di hadapan petugas, korban menceritakan, kejadiannya berawal saat ia bersama Dewa berada di Pasar Burung, Jalan Masjid Lama, Kelurahan 17 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang, Sabtu (27/5) sekitar pukul 19.00.

Tanpa sengaja, korban melihat ke arah Dewa yang saat bersamaan Dewa pun melihat ke arahnya. Merasa tidak senang, lantas Dewa mencabut pisau dari pinggangnya dan hendak menikam Fadeli.

“Saya tidak tahu apa masalahnya, mungkin dia tidak senang waktu saya lihat. Pas melihat dia hendak menikam, saya melarikan diri,” kata korban di hadapan petugas kepolisian SPKT Polresta Palembang.

Namun, sial bagi Fadeli. Saat ia bertemu dengan Toyang, terlapor langsung mencabut pisau dari pinggang serta menghunuskannya ke arah dirinya. Beruntung Fadeli sempat menghindar dan meyelamatkan​ diri.

“Pas lari itu, saya terjatuh. Saat itulah, dia langsung menikamkan pisaunya ke  pinggang saya sebanyak satu kali. Kemudian dia melarikan diri, sedangkan saya dibawa oleh warga ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” katanya.

Ia berharap polisi cepat menangkap pelaku. “Padahal saya tidak ada masalah dengan dia, kenapa dia ikutan. Jadi, saya berharap pelaku cepat ditangkap,” ungkap Fadeli.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti​ oleh anggotanya di lapangan.

“Korban sudah membuat laporan dengan kita dan akan segera diproses. Termasuk memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian itu, korban juga sudah kita minta untuk melakukan visum,” pungkasnya. (korankito.com/depe/mbam)