Lagi! Pencabul Anak Dibawah Umur Ditangkap

PM (17) pelaku pencabulan. Foto/waluyo

Banyuasin-Polsek Mariana Polres Banyuasin, menangkap seorang pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur berinisial A berusia 8 tahun, Jumat (26/5).

Tersangka PM (17) yang nekat melakukan perbuatan melawan hukum dengan mencabuli bocah wanita sebut saja Mawar (8) tercatat sebagai warga Gerambah gajah dsn III Srinanti RTt 2 desa sungai gerong kec. Banyuasin I kabupaten Banyuasin ini pada Jumat (26/5) sekitar pukul 16.30 wib.

Tersangka yang ditangkap setelah ada laporan Pengaduan dari orangtua korban, terakhir tersangka tercatat sebaga wargai Gerambah Gajah Ds Srinanti rt 02 desa Sungai Gerong Kec. Banyuasin Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Dijelaskan Kapolsek, setelah menerima laporan dari orangtua korban, pihaknya langsung melakukan Penangkapan terhadap Pelaku pencabulan berinisial PM.

Upaya penangkapan tidak banyak menemui kesulitan, dan operasi itu langsung dipimpin oleh Kapolsek AKP Nazirudin, SH, M.Si yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Apriyadi.AS, SH, MH beserta anggotanya.
Tersangka akan dijerat dengan undang undang perlindungan terhadap anak sebagai-mana dimaksud dalam pasal 82 jo pasal 76E UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak juga atas berdasarkan LP/B-28/V/ 2017 / SUMSEL / BA / SEK MRN tgl 26 mei 2017.

Dihadapan petugas pelaku PM menjelaskan
pada hari Jumat (26/5) sekira pukul 12.30 Wib melihat Korban Mawar sedang bermain dengan keponakannya, lalu pelaku PM memanggil korban dan dibawa masuk didalam rumah bibi pelaku di dusun III Srinanti desa Sungai Gerong Kec. Banyuasin I dan didalam rumah itu dilakukan pencabulan terhadap korban.

PM dalam melakukan aksinya dengan mengajak korban yang sedang bermain untuk masuk kedalam rumah bibi pelaku dan kemudian membuka celana dalam korban lalu pelaku memasukkan alat vitalnya ke alat vital korban”, ungkapnya.

Masih menurut tersangka PM, aksi bejatnya itu sempat dipergoki oleh keponakannya sendiri. Menyadari aksi nya diketahui, pelaku cepat-cepat memasang kembali celana korban dan sontak korban pun langsung pulang kerumah sambil menangis kesakitan dan memberitahukan kejadian tersebut ke orang tuanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan dilakukan visum kondisi korban, maka atas perbuatannya kata Kapolsek, pelaku PM dianggap telah melanggar pasal 82 jo pasal 76 e UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak dengan ancaman kurungan diatas 7 tahun penjara.(korankito.com/waluyo/mbam)