Bisa Dipercaya

Akhirnya! Begal Motor Kertapati Didor

Foto/deni

Palembang-Ridwan alias Wawan (27), harus merasakan tiga butir timah panas anggota Tim Anti Bandit (Tekab) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang di kedua kakinya.

Pasalnya, Wawan berusaha melawan petugas kepolisian yang melakukan penangkapan di kediamannya Jalan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sabtu​ (28/5) pukul 21.00.

Wawan tercatat terlibat aksi begal sepeda motor bersama keenam temannya terhadap Joni (36), di Jalan AKBP Cek Agus, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Palembang,  pada Januari 2017 lalu.

Ketika itu, Joni yang sedang melintas di lokasi kejadian dipepet oleh kawanan pelaku. Lantas, keenam pelaku langsung mengacungkan pedang dan senjata api rakitan ke arah korban.

Merasa takut, Joni menyelamatkan diri dengan cara meninggalkan motornya. Sehingga pelaku dengan leluasa membawa lari motor korban. Akhirnya korban membuat pengaduan di Polsek IT II Palembang.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan pelaku sudah berhasil ditangkap. Pihaknya terpaksa memberikan tindakan tegas, lantaran saat ditangkap pelaku mencoba kabur dan melawan.

“Tersangka W ini kita tangkap saat sedang berada di kediamannya di kawasan Kertapati. Karena berusaha kabur, dia terpaksa kita lumpuhkan,” ucapnya saat dimintai konfirmasi, Minggu (28/5) siang.

Berdasarkan penyelidikan, lanjut Yon, kawanan pelaku ini saat beraksi menggunakan sajam dan senpira untuk menakut-nakuti korbannya. Bahkan jika melawan​, para pelaku tak segan-segan melukai korbannya.

“Hasil​ pemeriksaan mereka sudah sering melancarkan aksinya, akan kita terus kembangkan kemukinan ada pelaku lainnya yang terlibat,” katanya seraya menyebutkan empat pelaku sudah ditangkap Polda Sumsel.

Tersangka Wawan sendiri mengaku ia sudah sering melancarkan aksinya. Hal itu, dilakukanya lantaran tidak mempunyai pekerjaan yang layak sehingga nekat menjadi begal sepeda motor.

“Sudah sering, saya mau karena tidak mempunyai pekerjaan dan uang untuk kebutuhan hidup. Makanya pas teman mengajak begal, saya mau ikut beraksi,” kata Wawan sambil meringis kesakitan. (korankito.com/depe/mbam)