Dodi : “Satu minggu kedepan listrik di Lalan Nyala Setiap Hari”

Foto/heri

MUBA-Ambruknya jembatan penghubung Desa Karang Makmur dan Karang Rejo diKecamatan Lalan bulan April lalu, menjadi perhatian khusus bagi Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex. Di minggu pertama bertugas, Jumat (26/5) Dodi meninjau langsung kondisi jembatan ke kecamatan yang masih butuh banyak pembangunan infrastruktur.

“Kalau ini jalan poros, maka buat jembatan yang lebih besar, tapi kalau tidak, cukup dibangun dengan yang baru,” tegas bupati Muba ini.

Dodi juga meminta Camat Lalan mendata 28 jembatan di Lalan untuk dilakukan pemeliharaan.

“Masalah jembatan, target sebelum lebaran sudah berfungsi kembali. Didata semua jembatan mana yang layak mana yang tidak, agar dapat dilakukan percepatan pembangunan,” imbuhnya.

Disisi lain yang juga menjadi prioritas pembangunan adalah masalah listrik. Seperti disampaikan Camat Lalan, Ahmad Samsuri S Pd, M Si selama ini warga menikmati listrik setiap tiga hari sekali, sehari hidup tapi dua hari mati.

Dihadapan masyarakat Lalan dan berdasarkan intruksi Bupati Muba H Dodi Reza Alex, Direktur PT MEP  Hazuar Bidui menjanjikan perbaikan overload mesin di P1 sehingga nanti listrik dapat menyala setiap hari walaupun durasi minimal 6 jam perhari.

“Kami usahakan satu minggu mesin selesai diperbaiki. Kemudian dalam waktu dekat PT MEP akan menyewa dua mesin tambahan untuk menambah daya dan tentunya menambah durasi listrik hidup menjadi 12 jam perhari,” ujar Hazuar.

Masih belum puas dengan wacana tersebut, Dodi juga menjanjikan, tahun depan akan dibangun pembangkit listrik tenaga gas dengan rute jaringan dari Mangsang ke Lalan.

“Bila perlu, tarik juga jaringan dari Banyuasin, agar di 2018 Lalan akan terang 24 jam non stop,” sambung Dodi.

Setelah pembangunan infrastruktur terlaksana, Dodi berharap masyarakat memenuhi kewajiban mereka dengan taat. Hal ini guna menjaga konsistensi perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat itu
sendiri.

“Berikan dulu pelayanan yang terbaik, agar masyarakat tidak ribut ketika ditagih,” tutupnya. (korankito.com/heri/mbam)