Bisa Dipercaya

Kemenag Sumsel Targetkan Peringkat 5 Besar KSM dan Aksioma Nasional 2017

Foto/eja

PALEMBANG- Ratusan pelajar jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel), memadati Lapangan MAN 3 Palembang dalam rangka mengikuti Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Selasa (23/5)

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Selatan (Sumsel) targetkan masuk peringkat lima besar dalam Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) nasional 2017.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Alfajri Zabidi seusai pembukaan KSM dan Aksioma 2017 tingkat provinsi di halaman MAN 3 Palembang di jalan Inspektur Marzuki, Selasa (23/5). Untuk pelaksanaan KSM dan Aksioma tingkat nasional sendiri dijadwalkan pada Agustus mendatang, sedangkan untuk tingkat provinsi sudah berlangsung sejak tanggal 22-24 Mei.

“Tahun ini kita targetkan dapat masuk ke lima besar, sebab tahun sebelumnya kita hanya masuk 20 besar saja,” ungkapnya.

Menurutnya, ajang Aksioma dan KSM tingkat kota hingga provinsi merupakan salah satu penjaringan pelajar dan atlet madrasah terbaik dari jenjang madrasah ibtidaiyah (MI) hingga madrasah aliyah (MA) yang akan dikirim untuk berjuang di tingkat nasional.

“Total cabang lombanya ada 25 jenis baik dari KSM dan Aksioma, dengan tiap tingkatan pendidikan memiliki jenis lomba yang berbeda. Dari total 880 peserta tersebut akan diambil satu orang terbaik dari setiap cabang lomba untuk melaju ke tingkat nasional,” tegasnya.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, lanjutnya, Sumsel sendiri mempunyai dua cabang lomba yang diunggulkan yakni pencak silat dan Tahfidz Al-Qur’an. Pasalnya, kedua cabang lomba tersebut selalu berhasil menyumbang piala terbanyak dalam setiap.pagelaran Aksioma dan KSM di tingkat nasional.

“Kita memaksimalkan cabor yang biasa mendapatkan medali, tanpa melepaskan pembinaan intensif di cabang lomba lainnya juga,” ulasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki mengatakan, Aksioma dan KSM merupakan wadah persaingan yang sangat positif untuk menyaring pelajar bertalenta yang bisa mengharumkan nama baik daerah.

“Kalau event seperti ini dimaksimalkan maka akan muncul bibit-bibit yang memiliki keunggulan dalam bidangnya masing-masing yang dapat menorehkan prestasi baik di tingkat sekolah, kota, provinsi, nasional bahkan internasional,” tukasnya.(korankito.com/eja/mbam)