PLN Launching GIS dan SKTT di Palembang

Palembang – Dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja kelistrikan, PLN dan seluruh jajarannya menggelar launching program ground breaking Gas Insulated Switchear (GIS) dan saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) 150 KV, di Kantor PLN Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Selasa (23/5).

Launching ini untuk mendukung perhelatan besar Asian Games 2018 dan juga sekaligus sebagai tahap perbaikan sistem kelistrikan khususnya untuk masyarakat Palembang.

Pemasangan GIS dimulai dari lokasi kota barat dan kota timur. Kemudian untuk SKKT sendiri dimulai dari lokasi Gandus ke kota barat menuju kawasan Jalan Demang Lebar Daun, sampai ke kota timur di daerah Bom Baru, lbaru kemudian dialirkan ke daerah Kenten.

GM PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) III, Dadi Murihno mengatakan, sudah melakukan pemasangan GIS dan SKTT di Palembang bahkan ada yang sudah masuk ke tahap penyelesian. Pihaknya juga akan melakukan transmisi ke daerah Betung dan saat ini sudah memakan biaya sebesar Rp 1,8 triliun

“Untuk keseluruhan investasi sebesar Rp 1,8 triliun, lokasinya untuk daerah Jakabaring dan Gandus. Kalau untuk daerah transmisi dari arah Betung ke Audori biayanya pun cukup besar mengingat di sana telah dipasang 2 GIS besar,” paparnya.

Dadi berharap program SKTT dan GIS akan berjalan sesuai target yang telah di rencanakan. Target untuk SKTT penyelesaian tahun ini dan untuk GIS tahun depan jika tidak terkendala pembebasan lahan.

“Ya kami mengajak instansi terkait khususnya kejaksaan, pemerintah dan juga Polri untuk ikut berpartisipasi mendukung program ini supaya nantinya berjalan sesuai rencana yang kita harapkan,” tegasnya.

Sedangkan menurut Kepala Dinas Energi dan Mineral Sumsel Robert Herry, GIS dan SKKT merupakan tonggak sejarah kelistrikan dan merupakan pertama kali digelar di Sumatera Selatan.

“Ini merupakan salah satu bentuk sistem kehandalan PLN. Dengan adanya GIS tentunya kita harapkan kelistrikan di kota Palembang jauh lebih baik sehingga kualitasnya pun sama dengan Singapura,” ujarnya.

Robert pun mengatakan, program-program guna mendukung jalannya Asian Games semuanya sudah terancang dengan baik. “Saya kira kita sudah on progress sarana penunjangnya baik itu LRT dan FLY Over, termasuk listrik. Kita harapkan sebelum pelaksanaan, semuanya sudah selesai,” tutupnya. (korankito.com/nisa/fran)