Bisa Dipercaya

Pesan Shabu 1 Kg Asal Medan, Dua Sekawan Diciduk

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Narkoba Kompol Achmad Akbar saat gelar perkara dan barang bukti. Foto/Denny

Palembang – Dua tersangka pemesan satu kilogram narkoba jenis shabu dari Kota Medan, berhasil ditangkap Tim Khusus Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang.

Mereka adalah Dedi Irawan alias Dedi Godek (40) warga Jalan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang dan Langit Ariesandi (37) warga Jalan Musi Raya Barat, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako Palembang.

Berita Sejenis

1500 Ekstasi Diamankan di Dalam Bus AKAP

Butuh Uang, Pengangguran Antarkan Pesanan Sabu

Bandar Sabu Berduel Dengan Polisi

1 daripada 65

Keduanya ditangkap saat mengambil barang pesanannya di area parkir Komplek Ilir Barat Permai, Jalan Kolonel Ahmad Badaruddin, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan IB II Palembang.

Berdasarkan data dihimpun, diringkusnya dua pelaku berawal ketika Satresnarkoba Polresta Palembang mendapat informasi​ dari warga terkait akan adanya transaksi narkoba dengan jumlah yang cukup besar.

Menindaklanjuti informasi itu, tim khusus Satresnarkoba Polresta Palembang melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi nama-nama pemesan satu kilogram barang haram tersebut.

Petugas membuntuti keduanya. Alhasil, saat tersangka Langit mengambil barang tersebut, dirinya langsung diringkus. Sedangkan tersangka Dedi menunggu di dalam mobil yang berjarak 500 meter dari penangkapan.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Narkoba Kompol Achmad Akbar mengatakan, untuk mengelabuhi petugas kepolsian, shabu disimpan dalam plastik makanan ringan.

“Shabu itu berasal dari Kota Medan dan masuk ke Kota Palembang menggunakan jalur darat dan akan diedarkan disini juga,” ucapnya saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolresta Palembang, Senin (22/5) sore.

Menurutnya, selain mengamankan kedua pelaku, pihaknya juga berhasil mendapatkan 10 kantong plastik bening berisikan masing-masing kantong seberat 100 gram dengan total keseluruhan mencapai satu kilogram.

“Kita juga mengamankan tiga buah ponsel, satu buah timbangan dan satu mobil Daihatsu Ayla BG 1818 IY. Mereka berdua ini memang sudah residivis kasus peredaran​ narkoba. Makanya kita terus mengajar mereka,” tuturnya.

Atas ulahnya itu, tersangka Langit dan Dedi akan dikenakan Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 2, dan Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman diatas 20 tahun penjara.

Sementara, tersangka Langit mengaku hanya mengantarkan pesanan shabu itu kepada seseorang. “Saya warga Palembang, hanya mengantarkan saja dan dapat upah Rp10 juta. Kami bagi dua hasilnya,” tutup Langit. (korankito.com/depe/fran)