Pembayaran Pajak Kendaraan di Sumsel Tersendat

Kasi Penetapan Pajak Samsat Banyuasin Andri Saputra. Foto/Waluyo

Banyuasin – Akibat dari pemadaman listrik yang tidak menentu, berdampak pada jaringan komputer milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan, Kantor Samsat Banyuasin sejak Sabtu (20/5) hingga Senin (22/5) belum dapat dioperasikan.

Akibatnya, pembayaran pajak berbagai jenis kendaraan diwilayah Sumatera Selatan menjadi tersendat bahkan tidak bisa memberikan pelayanan secara optimal seperti biasanya.

Salah satu wajib pajak JB Simanjuntak mengatakan, ia terpaksa menunda pembayaran pajak kendaraanya yang jatuh tempo pada awal Juni 2017. Sebab menurut petugas pajak, tidak dapat diakses jaringannya. Sedangkan untuk perubahan nilai pajak kendaraan pribadi petugas tidak bisa diketahui secara hitungan manual.

“Belum diketahui kapan jaringan itu selesai dilakukan perbaikan, karena jaringan itu rusaknya dari sentral di Bapenda Sumsel dan untungnya masa waktu pembayaran pajak kendaraanya masih lama jatuh temponya”, ujarnya seraya meninggalkan kantor Samsat.

Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Asep Supriadi saat diminta konfirmasinya via ponsel membenarkan kalau hari ini berhenti total pelayanan pembayaran pajak kendaraan, dampak dari perangkat server rusak akibat dari pemadaman listrik.

“Belum tau pasti kapan jaringan komputer di Samsat kita bisa dioperasikan kembali, karena belum diketahui sejauh mana kerusakaan dan diakui hingga hari ini pihaknya belum dapat memberikan pelayanan pajak kendaraan,” jelasnya.

Sementara Kasi Penetapan Pajak Samsat Banyuasin Andri Saputra saat diminta konfirmasinya diruang kerjanya mengatakan, kerusakan server jaringan kerja terjadi sejak hari Sabtu dan  diduga dampak dari pemadaman listrik.

“Seluruh kantor pelayanan di Sumatera Selatan tidak bisa memberikan pelayanan pajak, jadi bukan hanya di Banyuasin saja dan sampai kapan kembali normal juga belum dapat diketahuinya,” kata Andri.

Artinya kata Andri, sampai hari ini pihaknya hanya melayani yang sudah jatuh tempo dan bagi wajib pajak yang domisilinya jauh dari Pangkalan Balai pun sifatnya sementara ditampung dan diberi tanda terima terlebih dahulu. (korankito.com/waluyo/fran)