Sepupu Chatrina Berharap Polisi Segera Menemukan Pelaku Pembunuhan Adiknya

korban Chatrina Widjawati alias Wiwit (30) dan pacarnya Asworo saat masih bersama. foto/ist

Palembang – Hampir sepekan penemuan mayat Chatrina Widjawati alias Wiwit (30) di kawasan Sukawinatan Jalan Sungai Sedapat Lorong Setia Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang. Hingga Jumat (19/5) belum juga terungkap siapa pelaku pembunuhan gadis yang hendak melangsungkan pernikahan pada 5 September mendatang.

Tere kakak sepupu Wiwit mengatakan, hingga saat ini belum ada kabar lebih lanjut tentang pembunuhan adik sepupunya itu. Sejauh ini, pihak keluarga berharap agar pelaku secepatnya ditangkap serta diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Pihak keluarga berharap agar pelaku pembunuhan adik sepupunya itu segera tertangkap dan dihukum seberat-beratnya,” katanya ketika dihubungi melalui handponenya, Jumat (19/5).

Menurut Tere yang kenal Wiwit sejak kecil ini mengungkapkan, kemungkinan besar yang membunuh adik sepupunya itu pacarnya sendiri yakni Asworo. Hal ini beralasan karena Asworo lah orang yang bersama adiknya terakhir kali, disamping itu juga pihak keluarga mencoba menghubungi Asworo tetapi hingga saat ini tidak ada kabar sama sekali.

“Sebelum adik sepupu saya menghilang sempat menghubungi saya, memberi kabar bahwa dirinya akan ke Yogjayarta, berangkat Minggu (7/5) pagi sekitar pukul 07.00 Wib, dan adik saya itu meminta jemput di bandara Yogyakarta sekitar pukul 10.00 Wib,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, tidak banyak kenal dengan calon suami dari Wiwit yang bernama Asworo. Karena sang adik tidak banyak cerita tentang Asworo, berbeda dengan cowok Wiwit sebelumnya yang ia kenal dan suka ngobrol.

“Saya bertemu dengan Asworo calon suami dari adiknya ini pada saat perayaan natal 2016 lalu. Disana juga tidak terlalu banyak cerita dan lebih pendiam,” bebernya.

Sejauh ini pihak keluarga juga sudah mencari Asworo hingga ke kota asalnya Belitar. Sempat bertemu dengan orang tua Asworo, berdasarkan dari keterangan orang tuanya Asworo juga sudah lama tidak kembali ke rumah (Belitar, red) karena sudah lama di Palembang bersama orang tua angkatnya.

“Orang tuanya malahan bilang cari saja Asworo ke rumah orang tua angkatnya di Palembang, dia sudah lama tidak kembali ke sini,” katanya menirukan ucapan orang tua Asworo.

Hal yang sama juga dikatakan Alvian adik sepupu Wiwit sepengetahuannya selama Asworo berada di Yogyakarta tidak banyak cerita karena dia pendiam.

“Ketika kita tanya baru jawab,tetapi dia jarang sekali untuk bertanya apalagi bercerita. Orang tertawa raut wajahnya saja biasa-biasa aja mas,” ujarnya.

Sejauh ini pihak kepolisian sudah memintai keterangan dari ibu Wiwit dan Romo Anton. Tapi sudah hampir sepekan belum juga ada perkembangan.

“Jadi pihaknya berharap pihak kepolisian segera bertindak jangan didiamkan saja berlarut-larut. Agar pelaku pembunuhan kakak sepupunya itu cepet terungkap, serta diadili dengan seadil-adilnya,” pungkasnya. (korankito.com/adi/amel)