Pergi Membeli Pulsa, Ardi Nyaris Kehilangan Telinga

Ardiansyah alias Ardi (17) saat melapor ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jum’at (19/5). foto/depe

Palembang – Sial dialami Ardiansyah alias Ardi (17). Pemuda yang tinggal di Jalan Karyajaya Kecamatan Kertapati Palembang ini harus mengalami luka robek di bagian telinga setelah dibacok oleh tetangganya sendiri.

Akibat dari kejadian itu Ardi ditemani ibu kandungnya Rusia membuat pengaduan peristiwa yang dialaminya ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jum’at (19/5) malam.

Ardi menceritakan kejadiannya berlangsung Selasa (16/5) sekitar pukul 19.00. Dimana ketika itu korban berpamitan dengan orangtuanya untuk membeli pulsa di Jalan Jepang Kecamatan Kertapati, Palembang.

Setibanya korban di lokasi kejadian, datanglah terlapor yang dengan sengaja menyenggol Ardi. Terlapor pun langsung mengeluarkan senjata api rakitan (senpira) dan diacungkan kearah korban.

“Dia itu sengaja menyenggol saya dan mengluarkan senpi dari pinggang mereka. Sempat diacungkannya ke arah saya namun dimasukkannya kedalam pinggang lagi,” ungkapnya.

Namun setelah masukkan senpi tersebut. Terlapor justru mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis pisau dan langsung ditikamnya kearah korban hingga mengenai telinganya.

“Dia mengayun pisau mengarah saya namun sempat ditangkis. Karena kalah tenaga pisau itu mengenai telinga dan jari jempol saya putus. Kepala saya juga luka-luka karena terkena pisau dia,” ungkapnya.

Ia mengatakan tidak mengetahui apa permasalahanya hingga terlapor nekat berbuat seperti itu. “Saya tidak tau kenapa dia seperti saya harap polisi cepat menangkapnya,” harap Ardi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban. “Korban sudah membuat laporan dan akan diproses,” tutupnya. (korankito.com/depe/amel)