Bisa Dipercaya

Bocah Delapan Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Karung

Korban saat ditemukan sudah tak bernyawa di dalam karung. Foto/denny

Palembang – NF (8) ditemukan tewas di dalam karung di sebuah kamar rumah milik Jamilah (50) warga Jalan Ki Marogan, Lorong Aman, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Sabtu (20/5) malam.

Ironisnya, korban meninggal diduga karena kekerasan asusila. Sebab, ditemukan luka robek di bagian alat kelamin dan anus korban. Diduga pelakunya IC (25), yang ternyata masih tetangganya sendiri.

Berita Sejenis

Tanya Selisih Gaji, Kuli Angkut Bunuh Atasan

Bela Warga, Penjaga Malam Tikam ‘Preman Kampung’

Petani Tewas Bersimbah Darah

1 daripada 31

Berdasarkan data dihimpun, penemuan itu berawal saat kakek korban membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang terkait kehilangan korban.

“Korban sudah hilang sejak satu malam yang lalu. Pas dicari ada di rumah sana, tetapi sudah meninggal dunia,” ungkap warga sekitar Sumiati (50) ketika ditemui di lokasi kejadian.

Ditambahkan Ketua RT setempat, Yose (62), yang pertama kali menemukan jenazah korban yakni Andre (20). Dimana ketika itu Andre menarik mayat korban keluar dari bawah ranjang yang berada dirumahnya.

“Dia bilang itu perbuatan IC, lantas dia langsung pergi mencari IC yang sudah menghilang,” tambah Yose saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah menemukan korban, dirinya langsung menghubungi pihak kepolisian. Tak lama, anggota kepolisian dari Polsek Kertapati dan Polresta Palembang tiba di lokasi.

“Dia ini tinggal bersama kakeknya disini, sedangkan orangtuanya sudah lama tinggal di Batam. Setelah menemukan itu, saya menelpon polisi dan polisi datang,” jelas Yose.

Sementara itu, Kapolsek Kertapati AKP Delli Haris mengatakan, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti.

“Korban diduga merupakan korban pembunuhan, tetapi kita belum mengetahui dimana saja luka yang dialami korban. Saat ini, anggota kita sedang mengejar terduga pelaku pembunuhan itu,” ucapnya. (korankito.com/depe/fran)