Penulisan Karya Ilmiah Program S2 dan S3 UIN Raden Fatah Diwajibkan Memakai Aksara Arab Melayu

Palembang – Program Pascasarjana (PPs) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mulai menggunakan aksara Arab Melayu dalam hasil penelitian mahasiswanya.

Hal ini dikarenakan UIN Raden Fatah Palembang merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi yang menerapkan sistem pembelajaran Islam Melayu Nusantara. Sehingga PPs UIN Raden Fatah Palembang mewajibkan hasil penelitian mahasiswanya menggunakan aksara Arab Melayu untuk abstrak dan kesimpulan tesis maupun disertasi mahasiswa.

Wakil Direktur PPs UIN Raden Fatah Palembang Abdurrahmansyah mengatakan, saat ini pihaknya tengah gencar-gencarnya mengembangkan pusat peradaban Islam Melayu ini di kampusnya. “Ini ciri khas kampus kita, yakni sebagai pengembangan peradaban Islam Melayu nusantara. Makanya mulai dari kurikulum hingga penelitian harus berbasis Islam Melayu,” ungkapnya saat menggelar konferensi pers bersama awak media di ruang kerjanya, Kamis (18/5).

Untuk penulisan Arab Melayu ini pun baru tahun pertama sebagai syarat karya ilmiah untuk program S2 dan S3. “Untuk penerbitan jurnal juga harus internasional. Kita tetap pakai Bahasa Inggris, dan lokal Bahasa Indonesia dengan aksara Arab Melayu tadi,” jelasnya.

Saat ini sudah ada 536 almuni untuk program Magister dan 15 untuk Doktor. Apalagi baru saja PPs melakukan yudisium sebanyak 70 peserta, terdiri dari 62 orang S2 dan 5 orang S3. “Yang kuliah disini tidak hanya mahasiswa lokal, ada juga dari Turki dan Korea Selatan yang mengambil prodi ekonomi syariah,” paparnya. (korankito.com/eja/amel)