Bisa Dipercaya

Curi Mobil, Adi Ditembak Polisi

foto/deni

Palembang – Adi (31) warga Jalan Talang Keramat Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Palembang keok usai diterjang sebutir timah panas petugas kepolisian penangkapan terhadapnya.

Ia ditangkap Unit Ranmor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang, lantaran terlibat aksi pencurian mobil Toyota Etios nopol BG 1250 UQ yang berada tak jauh dari kediamanya, beberapa waktu yang lalu.

Berita Sejenis

Ponsel Ojol Dilarikan Rekan Seprofesi

Lagi! Saat Nonton Bola, Sepeda Motor Raib

Tidak Punya Ongkos Pulang, Budi Curi Kotak Amal Masjid

1 daripada 25

Berdasarkan keterangan tersangka, ulahnya itu berawal saat mobil Toyota tersebut sedang terselip di jalan berlumpur. Lantas ia pun mendekati mobil itu dengan berpura-pura membantu korban.

“Saya dekati dan mendorong mobil yang terselip itu,” ucapnya saat gelar perkara dan barang bukti yang dilakukan di Polresta Palembang, Rabu (17/5) sekitar pukul 20.00.

Lebih lanjut Adi mengatakan, setelah mobil tersebut keluar dari jalan berlumpur, ia pun langsung membawanya kabur. “Belum saya jual pak, baru saya simpan di daerah Jakabaring,” tuturnya.

Sebelumnya tersangka pun sempat mencuri sepeda motor Honda Vario nopol BG 6149 UKI masih milik tetangganya sendiri.

“Waktu itu saya sedang jalan-jalan lantas melihat motor itu sterparkir di teras rumahnya dan kunci kontak yang masih tergantung di motor, langsung saja saya bawa kabur,” jawab Adi.

Dikatakanya​ ia nekat mencuri motor itu lantaran ingin mempunyai motor sendiri. “Tidak saya jual hanya untuk pakai sendiri. Karena saya tidak mempunyai motor. Baru dua kali ini,” jelas Adi.

Sementara​ itu Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara mengatakan tertangkapnya pelaku ini berawal saat pihaknya menerima laporan korban.

“Usai menerima laporan dari korbannya anggota kita melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti satu unit mobil dan sepeda motor yang dicurinya,” kata Kapolresta.

Atas ulahnya itu, tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman kurungan diatas lima tahun penjara.

“Kita akan lakukan pendalaman apakah masih ada pelaku-pelaku lainnya yang masih buron. Pengakuannya baru dua kali namun itu juga akan kita dalami lagi,” tutup Wahyu. (korankito.com/depe/amel).