Sekda Beri Arahan di Hadapan Peserta Seminar PPSP

foto/hms

Palembang- Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Joko Imam Sentosa,  membuka langsung seminar Kick Off Meeting (KOM) di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, dalam rangka percepatan pembangunan sanitasi permukiman (PPSP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Selasa (16/05).

Seminar ini juga dihadiri oleh Kepala BPS Sumatera Selatan Yos Rusdiansyah, SE, MM, Perwakilan Project Implementation Unit Kementerian PU RI Aldi.

Sekedar informasi Sanitasi merupakan perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia.

Dalam kata sambutannya Joko mengatakan, Kick Off Meeting PPSP merupakan wahana untuk memperkuat kelembagaan, mendukung pemahaman pelaksanaan dan sebagai wadah koordinasi antar Pokja Sanitasi PPSP. PPSP dimaksudkan sebagai program pembangunan sanitasi menyeluruh yang terintergerasi dari pusat hingga daerah, dimana pembangunan dan pengelolaan sanitasi dilakukan secara sinergi oleh seluruh stakeholder sanitasi baik, dari pihak pemerintah  maupun non pemerintah.

“Khusus kepada para Narasumber dari Pokja Nasional, kami ucapkan selamat datang di Kota Palembang dan terimakasih atas kehadirannya. Kepada Tim Pokja Air Minum dan Sanitasi Provinsi,Fasilitator Provinsi dan fasilitator kabupaten/kota agar seoptimal mungkin dalam memberi pemahaman dan pendampingan kepada tim pokja materi, sehingga dapat mencapai sasaran dan tujuannya,” harapnya

Joko menuturkan , sanitasi menjadi salah satu prioritas pembangunan karena merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Tujuan PPSP adalah untuk mewujudkan kondisi sanitasi lebih baik yang dapat diakses oleh masyarakat dengan komponen teknis yang lengkap. Sanitasi dapat beroperasi secara berkelanjutan dan tidak menimbulkan dampak sampingan bagi masyarakat. PPSP meliputi pengelolaan air limbah domestik, pengelolaan persampahan, dan pengelolaan drainase lingkungan.

Ia juga menguraikan kemajuan Sumsel dihadapan peserta rapat,  baik itu dari segi pertambangan, pertanian maupun infrastruktur penunjang Asian Games 2018. Dikatakannya semua pembangunan infrasturktur saat ini erat kaitanya dengan pembangunan sanitasi permukiman, sebab pembangunan yang berkelanjutan sudah pasti meliputi lingkungan.

“Semua perencanaan pembangunan sudah pasti meliputi lingkungan, dimana dalam hal ini lingkungan salah satunya didukung oleh data yang berbasis statistik sebab dari data statistik dapat di evaluasi,” tutupnya (korankito.com/hms/mbam)