Abbas, Kagumi Alex Noerdin Sebagai Gubernur Yang Peduli olahraga

H Alex Noerdin bersama guru besar/tokoh pendiri perguruan pencak silat Azerbaijan, Abbas Minbatci. Foto/ist

BAKU – Sebelum meninggalkan Azerbaijan, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin yang juga Chief De Mission (CDM) kontingen Indonesia pada ISG IV, mendapat kehormatan bersilaturahmi dengan guru besar/tokoh pendiri perguruan pencak silat Azerbaijan, Abbas Minbatci.

Foto/istimewa

Pertemuan tersebut berlangsung, Senin (15/5) kemarin di Taman Ataturk, Baku Azerbaijan. Hadir juga dalam pertemuan tersebut Duta Besar RI untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie, kadispora Sumsel H Yusuf Wibowo, Asisten Kesra H Akhmad Najib, Kadishub H Nasrun Umar beserta rombongan perwakilan dari Sumsel.

Dalam pertemuan tersebut, Abbas Mimbatchi menyampaikan apresiasinya terhadapat sejumlah keberhasilan Sumsel dalam bidang olahraga selama dibawah kepemimpinan Gubernur H Alex Noerdin. Dirinya juga mengagumi sosok Gubernur yang betul-betul peduli dengan olahraga.

“Kami merasa mendapat kehormatan bisa bertemu langsung dengan pak Alex Noerdin, kami harap agar hubungan baik bisa terus terjallin dengan Indonesia khususnya Sumsel”ujar Abbas melaui penterjemahnya Emil.

Lebih lanjut dikatakan Abbas, perguruan pencak silat di Azerbaijan sudah dirintisnya sejak tahun 2005 yang lalu. Bahkan, hingga saat ini sudah ada 35 perguruan yang tersebar di seluruh Azerbaijan.

Foto/istimewa

“Perkembangan pencak silat di Azerbaijan sangat pesat sekali dan sangat banyak peminatnya, saat ini sudah ada 35 perguruan, 35 guru besar dan 3000 pengikut pencak silat”jelas Abbas.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengungkapkan rasa bangganya karena di Azerbaijan, perkembangan olahraga asli Indonesia ini begitu banyak peminatnya.

“Sungguh luar biasa, di negara ini perkembangan pencak silatnya sangat begitu pesat. Artinya negara kita begitu dikenal dengan sangat baik di sini,”kata Alex.

Sementara itu, duta besar RI untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie mengatakan bahwa, pada saat peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus nanti, rencananya pihak KBRI akan menyelenggarakan kompetisi pencak silat seluruh perguruan yang ada di Azerbaijan.

“Kita sudah rencanakan, dan nanti akan diikuti seluruh perguruan di Azerbaijan. Kami juga berharap pelaksanaannya nanti dapat di hadiri langsung oleh ketua IPSI bapak Prabowo Subianto. Mudah-mudahan sesuai rencana dan olahraga pencak silat semakin dikenal lebih luas lagi,”tukasnya. (korankito.com/riil/mbam)