Palembang Segera Miliki Sentra Kuliner Ikan

Kabid Sumber Daya DPK, Palembang Sodik . Foto/Raya.

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang segera membangun sentra kuliner khas perikanan pertama di Sumsel yang berlokasi di belakang Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.

Kepala Dinas Perikanan Kota (DPK) Palembang melalui Kabid Sumber Daya DPK, Sodik menjelaskan, kuliner yang ditempatkan dilokasi tersebut nantinya terdiri dari kuliner khas hasil perikanan.

“Nanti itu bakal kita isi dengan kuliner khas Palembang, seperti tekwan, model dan pempek. Dimana bahan pembuat makanan itu sendiri berasal dari ikan. Mudah-mudahan tahun ini bakal segera dilakukan pembangunannya atau paling tidak sebelum Asian Games,” tuturnya, Senin (15/5).

Menurut Sodik, pembangunan itu merupakan bantuan dari pemerintah pusat dalam hal ini Dinas Perikanan dan Kelautan RI sedangkan Pemkot sebagai pihak yang menyiapkan lahan untuk pembangunannya saja.

“Total dana yang bakal dikeluarkan untuk pembangunan diperkirakan lebih dari Rp 1 miliar, itu dibangun dalam konsep semi permanen,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, luas lahan sentra kuliner Palembang itu 1550 meter persegi fan bakal mampu menampung ratusan pedagang kuliner. Dipastikan pula, apabila kapasitas memungkinkan, bukan hanya pedagang kuliner khas perikanan saja yang ditempatkan disana nanti, tapi jenis makanan-makanan khas lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Harobin Mastofa menambahkan, konsepnya ini bangunan semi permanen berbentuk tenda. Kenapa dibangun ini, mengingat belum ada pusat atau sentral kuliner ikan sebelumnya.

“Dibuat tenda seperti ini agar lebih higienis dan representatif. Total bantuan Rp 1,4 miliar dari APBN. Sekarang lagi proses tender dan tahun ini bakal dibangun,” pungkasnya. korankito.com/raya/syym.