Bisa Dipercaya

Hindari Motor, Truk Bermuatan 20 Ton Kopi Terguling

Truk Fuso bernomor polisi (Nopol) BD 8763 KF, bermuatan 20 ton kopi, terguling di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) kawasan Tebing Alay (dekat terowongan Kereta Api), Tebing Tinggi Kabupaten Empatlawang, Minggu (14/5) malam sekitar jam 20.30 WIB foto/rodi

EMPATLAWANG – Truk Fuso bernomor polisi (Nopol) BD 8763 KF, bermuatan 20 ton kopi asal Curup Kabupaten Rejang Lebong, tujuan Surabaya Provinsi Jawa Timur, terguling di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) kawasan Tebing Alay (dekat terowongan Kereta Api), Tebing Tinggi, Kabupaten Empatlawang, Minggu (14/5) malam sekitar jam 20.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun akibat kejadian ini, Jalintengsum di sekitar kejadian sempat tersendat dan harus diatur oleh pihak Kepolisian dan Dishub Kabupaten Empatlawang.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, sopir truk yamg diketahui bernama Cuncun (38) warga Curup Kabupaten Rejang Lebong, ini menghindari sepeda motor yang melaju kencang dari arah berlawan. Namun karena kondisi saat kejadian hari hujan cukup lebat, ditambah lokasi kejadian merupakan jalanan menikung, salah satu ban belakang sebelah kiri terpeleset dan jatuh dari aspal, hingga menyebabkan truk terbanting ke kiri.

“Tadi tu menghindari motor dari arah depan truk, ban belakang sebelah kiri jatuh dari aspal hingga truk terbanting ke kiri,” ungkap Cuncun, sopir truk saat dibincangi di lokasi.

Menurut Cuncun, muatan truk yang merupakan biji kopi sebanyak 20 ton ini, rencananya akan dibawa ke Surabaya, Jawa Timur. Akibat kejadian ini, biji kopi yang dibawanya ini basah dan tak mungkin lagi dibawa ke tempat tujuan. “Ini pemiliknya sudah meluncur ke sini (tempat kejadian), tidak lama lagi dia sampai. Nanti keputusan ada dengan dia, apakah akan dilanjutkan ke Surabaya atau dibawa balik, yang jelas tunggu pemiliknya dulu,” ujar Cuncun.

Sementara itu, Kapolres Empatlawang, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasatlantas Polres Empatlawang, AKP Budi Harto membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini sebut Budi, anggotanya sudah ada di lokasi, untuk mengatur arus lalulintas di sekitar lokasi kejadian.

“Iya, untuk data lengkapnya nanti saja, kebetulan saat ini saya masih di jalan. Atau hubungi anggota saya saja di lapangan,” kata Budi Harto saat dihubungi via ponselnya.(korankito.com/rodi/mbam)

Berita Sejenis

Melawan Arah, Ninja Hantam Honda Civic

Serang Speedboat Jaipongan Ditetapkan Tersangka

Erick Tewas Setelah Tabrakan Dengan Truk

1 daripada 12