RSUD Bayung Lincir Terancam Tutup

Direktur RSUD Bayung Lincir, dr Joko satria

MUBA-Keberadaan  RSUD Bayung Lincir,  seharusnya bisa mempermudah pelayanan kesehatan bagi  masyarakat  di kecamatan bayung Lincir Kabupaten Muba, daerah perbatasan 1 KM lebih dekat dari propinsi  Jambi ini, terancam tutup  pasalnya pengeluaran Januari sampai April belum ada kejelasan pencairan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Muba.

Akibatnya  berdampak  pada semua kegiatan pelayanan rumah sakit bayung lincir.

Direktur RSUD Bayung Lincir, dr Joko satria saat ditemui dikantornya mengatakan bahwa  saat ini rumah sakit Bayung Lincir seharusnya dari  tipe D sudah naik statusnya menjadi tipe C, karena  sudah ter Akreditasi  tinggal melakukan peningkatan  SDM serta sarana dan Prasarananya.

“ini saja awal januari  2017 untuk dokter spesialis  dirumah sakit ini sudah tidak ada lagi, hanya dokter Umum saja, sebelumnya dokter spesialis  ada  empat  orang, dokter spesialis penyakit dalam, Bedah, Anak dan kebidanan, Selain itu minimnya kendaraan dinas bagi dokter spesialis termasuk rumah dinas dokter, belum mencukupi  hanya ada 3 unit”, Ujarnya.

Yang lebih penting saat ini pengeluaran Januari sampai April sudah diajukan ke Dinkes Muba, namun sampai saat ini belum ada kejelasan pencairan.  Berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa pengajuan itu tidak bisa dicairkan karena RSUD Belum BLUD, masih di bawah Dinkes.  Jadi Rumah sakit Bayung Lincir belum bisa  belanja kebutuhan Rumah sakit.” Bebernya.

Joko satrio berharap,dengan kepastian akan dilantiknya Bupati dan Wabup yang baru dapat lebih memprioritaskan kebutuhan Dua Rumah sakit Bayung Lincir dan Sungai Lilin, karena rumah sakit Bayung lincir posisinya di perbatasan Propinsi  Sumsel  dengan Propinsi jambi”, Pungkas Joko.

Camat bayung Lincir, Alamsyah Rianda ,MH mengatakan sangat disayangkan jika sampai  pelayanan RSUD bayung Lincir Sampai Tutup, lantaran tidak memiliki dokter spesialis termasuk sarana dan prasarana pendukung rumah sakit tidak memadai,  padahal dengan keberadan rumah sakit ini pelayanan kesehatan di Kecamatan Bayung lincir merasa terbantu, tidak perlu sampai di Rujuk  ke RSUD Sekayu yang cukup jauh jaraknya (korankito.com/heri/mbam)