Diinjak Saat Joget, Supri Habisi Nyawa Dayat

EMPATLAWANG -Pelaku penusukan terhadap Riyan Hidayat alias Dayat (22), di acara orgen tunggal (OT) yang digelar warga di Dusun Lawang Agung, Desa Tanjungkupang Baru Kecamatan Tebing Tinggi beberapa waktu lalu, berhasil ditangkap polisi. Pelakunya Supri (32) warga Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empatlawang.

Kapolres Empatlawang, AKBP Bayu Dewantoro melalalui Kasatreskrim Polres Empatlawang, AKP Robi Sugara menceritakan, kronologis penangkapan pelaku penusukan hingga menyebabkan korbannya meninggal dunia tersebut, dipimpin langsung oleh dirinya, didampingi Kanit Pidum Satreskrim Polres Empatlawang, bersama Tim Elang Polres Empatlawang.

“Tersangka berhasil kita tangkap di rumah orang tuanya di Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi, pada Sabtu pagi jam 08.00 WIB, tanpa ada perlawanan dari tersangka maupun keluarganya,” ungkap Robi Sugara.

Sebelumnya lanjut Robi Sugara, pihaknya sudah menghimbau pihak keluarga tersangka, agar tersangka Supri menyerahkan diri. Namun tidak mendapatkan tanggapan. hingga akhirnya pihak kepolisian mendapat informasi jika tersangka akan pulang kerumah orang tuanya atau keluarganya yang lain di Desa Sugiwaras.

“Setelah kejadian, tersangka melarikan diri dan tidak pulang ke rumah. Kemudian kita bergerak melakukan penyelidikan ke rumah orang tua dan keluarga tersangka guna mencari tahu keberadaannya,” ceritanya.

Setelah dilakukan pengintaian dan ditunggu oleh anggota di sekitar rumah orang tua tersangka dan rumah isteri tersangka, sejak semalam hingga pagi ini akhirnya terlihat tersangka Supri pulang kerumah orang tuanya yang masih satu desa dengan tersangka

“Kemudian oleh anggota segera dilakukan penangkapan. Bersama pihak keluarga tersangka, kita membawanya ke Mapolres Empatlawang guna dilakukan pemeriksaan secara intensif,” ujarnya.

Dari interogasi awal pihak Satreskrim Polres Empatlawang, tersangka Supri sebut Robi Sugara, tega menghabisi nyawa Riyan Hidayat, berawal saat korban bersama tersangka joget bersama diatas panggung dalam acara orgen tunggal (OT) yang digelar oleh salah seorang warga.

Saat sedang joget tersebut korban menginjak kaki tersangka, lalu terjadi keributan diantara keduanya. Kemudian korban dan tersangka turun dari atas panggung, lalu korban mencabut pisau hendak menusuk tersangka.

“Namun, pisau tersebut berhasil direbut tersangka, kemudian menusuknya pada bagian dada kiri dan pinggang kiri korban sebanyak 1 (satu) kali dan mengenai jari jempol kanan korban,” ungkap Robi.

Lebih lanjut diceritakan Robi, setelah melakukan penusukan dengan pisau milik korban, kemudian tersangka melarikan diri dengan membawa pisau yang masih dipegangnya. Kemudian sesampai di pinggir sungai Musi, lalu tersangka membuang pisau yang dibawanya itu, ke sungai. “Hingga saat ini anggota masih berupaya melakukan pencarian Barang Bukti (BB) pisau, yang dibuang tersangka ke Sungai Musi,” katanya.

Saat anggota melakukan penyisiran dengan naik perahu ketek dan membawa tersangka, menurut Robi, akhirnya anggotanya tiba di sebuah pondok milik salah seorang kerabat tersangka, yang bernama Epan. Namun tidak bertemu dengan yang bersangkutan. Anggotanya hanya bertemu dengan Isterinya yang bernama Tika.

“Dari penjelasan Tika, pada malam kejadian itu, tersangka berganti pakaian dan sempat ditanyai kenapa pakaiannya basah dan dijawab oleh tersangka jika Ia baru saja berkelahi dan kemudian tersangka bermalam di pondok tersebut,” urai Robi.

Menurut Robi, jarak dari lokasi kejadian ke pondok berkisar 1 (satu) Kilometer. Tersangka pada keesokan pada harinya dijemput oleh keluarganya, untuk diajak pulang ke rumah ortunya dengan berjalan kaki menuju Desa Sugiwaras.

“Setiba di rumah orangtuanya, langsung dilakukan penangkapan oleh anggota Satreskrim Polres Empatlawang tanpa ada perlawanan,” pungkasnya seraya menyebut tersangka dikenakan pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 Tahun Penjara dan pasal 351 ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 Tahun Penjara.

Sebelumnya diberitakan, perkelahian yang berakhir dengan pembunuhan terjadi di Dusun Lawang Agung, Desa Tanjungkupang Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Jum’at (12/5) dini hari, sekitar jam 1.00 WIB.

Korban tewas bernama Riyan alias Dayat (22), warga asal Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empatlawang, namun sudah menetap di Dusun Lawang Agung, Desa Tanjungkupang Baru Kecamatan Tebing Tinggi. Sementara lawannya bernama Supri, warga Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi.(korankito.com/rodi/mbam)