Tak Terima 2 Anaknya di Cabuli, WG Polisikan Tetangga

WG (57) saat melapor Mapolresta Palembang, Sabtu (13/05). Foto/denny

Palembang- Tak terima kedua anaknya berinisial A (8) dan W (10) sudah diperlakukan secara tidak senonoh oleh tetangganya, WG  (57) mendatangi Mapolresta Palembang, Sabtu (13/5) sekitar pukul 15.00.

Kedatangan warga yang tinggal di kawasan Kecamatan Sako Palembang ini untuk melaporkan tetangganya PG (55) ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Dihadapan petugas, pria yang kesehariannya sebagai buruh bangunan ini mengatakan, kejadiannya berawal saat terlapor mengajak kedua anaknya jalan-jalan dengan mengendarai sepeda motor.

Kemudian, PG mengajak korban ke sebuah rumah kosong yang berada di Jalan H Najamuddin, Kecamatan Sako Palembang. Saat itulah, pelaku memaksa kedua korban untuk membuka pakaianya.

“Jadi modus dia ini, dengan mengajak anak saya jalan-jalan. Namun, saat dirumah itu kata anak saya, dia memperlakukan sepeti itu,” ujar WG saat memberikan keterangan di hadapan petugas.

Ia menyebut, tak tahu pasti kapan pertama kali terlapor melakukan perbuatan bejatnya. Namun, berdasarkan keterangan anaknya, terlapor melancarkan aksinya pada pertengahan Juli 2016 lalu.

Merasa aksinya tidak ketahuan, terlapor pun terus melakukan aksi cabulnya setiap satu minggu sekali. “Dia sudah kami anggap keluarga sendiri, bahkan kami percayakan untuk antar-jemput anak saya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban. “korban sudah membuat laporan dan akan segera diproses,” tutupnya.(korankito.com/depe/mbam)