Bisa Dipercaya

Rumah Aparat Diduga Gudang Minyak Terbakar, Ledakan Keras Terdengar

Foto/dhia

LUBUKLINGGAU- Rumah diduga gudang minyak mentah milik Bambang di Jalan Hj Ambar RT 07,Kelurahan Lubuk Tanjung,Kecamatan Lubuklinggau Barat I, tepatnya di belakang SPBU Lubuk Tanjung tidak jauh dari markas Kodim Jumat (12/5) tiba-tiba meledak dan melalap seluruh bangunan rumah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, Bambang merupakan salah satu anggota TNI di Kodim 0406 Mura-Lubuklinggau-Muratara (MLM).

Terbakarnya rumah yang dijadikan tempat penyimpanan drum/tangki minyak ini merupakan kali keduanya terjadi di Kota Lubuklinggau,dimana sekitar empat tahun lalu, gudang minyak milik aparat juga meledak bahkan menewaskan satu korban jiwa.

Pantauan dilapangan saat kejadian kebakaran dan ketika petugas damkar menyemprotkan air terjadi sebanyak tiga kali ledakan yang diduga berasa dari drum/tangki-tangki minyak yang berjejer disamping dan didepan rumah korban.

Kendati masih ada sejumlah drum/tangki minyak yang berada didekat api di samping kanan rumah, petugas Damkar Kota Lubuklinggau tetap mencoba mendekati drum-drum tersebut untuk berupaya memadamkan amukan si jago merah tersebut.

Namun,sesekali mereka berteriak mengingatkan warga setempat yang menonton kebakaran untuk menjauh dari tumpukan drum minyak.

” Mundur-mundur, jangan dekat-dekat, kagek (nanti) drum meledak lagi,panggilin mobil damkar yang dari Musi Rawas, bantu nyiram disini,”teriak salah satu petugas Damkar Dinas Damkar Lubuklinggau.

Tak hanya itu warga secara bergotong royong mengangkut pasir untuk menutup saluran air yang sudah dialiri minyak tanah dari drum-drum yang ada didepan rumah Bambang.

Kepala Dinas Damkar Lubuklinggau,Kgs Effendi Feri yang turun langsung memadamkan api, menerangkan bahwa untuk memadamkan kebakaran tersebut membutuhkan lebih dari dua jam.

” Seluruh mobil kita turunkan,termasuk ada bantuan dari Damkar Musi Rawas, api nya cukup besar,dan setiap disiram bagian samping kanan rumah api membesar dan ada bunyi ledakan,”kata Feri.

Meski sedikit kesulitan menaklukkan api yang terus berkorbar dari minyak mentah, petugas Damkar tetap berupaya memadamkan api agar tidak menyambar ke rumah lainnya.

” Satu rumah yang terbakar, memang dilokasi ini kawasan yang cukup padat penduduk, rumahnya berdekatan semua, tapi kita berupaya supaya api tidak menyambar kerumah sebelahnya,”ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0406 MLM, Letkol Inf M Thohir saat dikonfirmasi belum bisa menberikan keterangan karena sedang berada di Palembang.

” Saya masih di Palembang, nanti saya cek dulu ya,”kata Dandim saat dihubungi via telepon. ( korankito.com/dhia/mbam)