Bisa Dipercaya

20 Doktor UIN Raden Fatah Aktif Susun Disertasi

Pengukuhan dua guru besar ke-18 dan ke-19 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Rabu (10/5). foto / ejak

Palembang – Sedikitnya 20 dari 75 dosen doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang aktif menyusun disertasi. Disertasi ini dibutuhkan dalam upaya mencapai visi untuk menjadi kampus bertaraf internasional.

“Saat ini tercatat baru ada 19 guru besar yang dikukuhkan dan 13 yang aktif mengajar,” ungkap Rektor UIN Raden Fatah Palembang Sirozi usai mengukuhkan dua guru besar ke-18 dan ke-19 di gedung Academic Centre UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (10/5).

Berita Sejenis

UIN Raden Fatah Targetkan Tambah 6 Guru Besar

360 Dosen Unsri Bakal Bergelar Guru Besar

Ia menjelaskan dari 300 dosen yang mengajar, baru ada 75 doktor dan 19 guru besar. Hal ini masih sangat kurang, pasalnya untuk menjadi kampus bertaraf internasional paling tidak memiliki 40 persen guru besar dari total dosen yang ada.

“Saat ini doktor yang aktif menyusun disertasi ada 20 dosen dan yang bergelar guru besar ada 19 orang. Dan jelas angka ini masih sangat kurang untuk menggapai visi kita,” imbuhnya.

Dikatakannya kendala utamanya, ialah regulasi peraturan yang dibuat Kemristek Dikti lima tahun silam mengenai jurnal yang ditulis harus dipublikasikan dan bertaraf internasional.

“Untuk publikasi terindeks nasional itu butuh biaya, nah itu juga yang menjadi kendalanya,” paparnya.

Adapun nama guru besar yang dikukuhkan tersebut adalah Kasinyo Harto sebagai Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, dan Izomiddin sebagai Guru Besar Filsafat Hukum Islam pada Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Raden Fatah Palembang.

Judul yang ditulis Kasinyo Harto dalam disertasinya yaitu Mainstream Model Pengembangan Metodologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Karakter Keberagaman Peserta Didik. Sedangkan disertasi yang ditulis oleh Izomiddin berjudul Kearah Pemahaman Hukum Islam Yang Bijaksana. (korankito.com/ejak/amel)