Kemenag Sumsel Targetkan Wisuda 17 Ribu Hafizh dan Hafizah

Palembang – Kementerian Agama Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) mematok target wisudakan 17 ribu Hafizh dan Hafizah tahun ini, di 17 kabupaten/kota.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumsel Al-Fajri Zabidi mengatakan, menghafal Al-Qur’an adalah salah satu satu ciri khas pendidikan agama, terutama madrasah. Sehingga setiap madrasah wajib punya Tahfidz.

“Target kita 17.000 Hafizh​ dan Hafizah se-Sumsel dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA). Dan program ini akan dilaunching pada tiap kabupaten/kota lainnya,” ungkapnya disela wisuda 1308 Hafizh dan Hafizah se-Kota Palembang, di Masjid Raya At-Taqwa, Selasa (9/8).

Santriwan dan santriwati ini dipersiapkan untuk perguruan tinggi yang mempunyai program beasiswa bagi yang hafal Al-Qur’an. “Saat ini sudah banyak perguruan tinggi yang mempunyai program beasiswa bagi mahasiswa yang hafal Al-Qur’an, jadi mereka kami persiapkan untuk itu,” paparnya.

Diketahui, total Hafizh dan Hafizah dalam wisuda akbar 2017 se-Kota Palembang ini tercatat ada 1308 orang. Dengan rincian MIN 1 ada 188 santri, MIN 2 ada 190 santri, MTsN 1 ada 197 santri, MTsN 2 ada 121 santri, MAN 1 ada 380 santri, MAN 2 ada 85 santri, MAN 3 ada 70 santri dan untuk 16 kantor urusan agama (KUA) ada 77 santri.

Sementara itu, Kepala MA Negeri 1 Palembang Buchari mengatakan, ada sebanyak 380 santriwan dan santriwatimya dari kelas X-XII tergabung​ dalam rumah Tahfidz Al-Hasannah yang mengikuti wisuda Hafizh dan Hafizah yang digelar oleh Kantor Kemenag Kota Palembang.

“Dengan acara ini semoga dapat memotivasi anak-anak untuk mencintai dan menghafal Al-Qur’an,” harapnya. (korankito.com/eja/fran)