Bisa Dipercaya

Tertipu Undian Palsu, Uang Rp 7,3 Juta Melayang

Palembang – Sial dialami Sari Agustina (22). Sebab, lantaran ingin mendapatkan uang ratusan juta dari undian berhadiah, namun ia justru tertipu sehingga harus kehilangan uang tunai sebesar Rp 7,3 juta.

Akibat dari kejadian itu, wanita yang tinggal di Jalan KI Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang ini membuat pengaduan di Mapolresta Palembang, Selasa (9/5) sekitar pukul 15.00.

Berita Sejenis
1 daripada 10

Dihadapan petugas, korban menuturkan kejadiannya berawal saat ia mendapatkan pesan dari PT Android CEO Indonesia yang menyebutkan korban memenangkan undian promo edisi 2017.

“Saya berhak mendapatkan uang sebesar Rp195 juta dari undian yang saya menangkan itu,” katanya saat memberikan keterangan pada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Merasa tergiur dengan uang tersebut, korban pun mencoba menghubungi pelaku dengan cara mengunjungi website yang tersedia dalam pesan BlackBerry Messenger (BBM) tersebut.

“Pas saya kunjungi dan menelpon orangnya, mereka minta uang Rp 1,4 juta untuk menyelesaikan administrasi dan disuruh mentransfer uang itu ke rekening Bank BRI atas nama M. Diun,” tambahnya.

Usai mengirimkan uang, Sari dihubungi oleh kawanan pelaku untuk kembali mengirim uang sebesar Rp 5 juta sebagai uang Pajak Penambahan Nilai (PPN).

“Uangnya sudah saya kirimkan, namun dia tidak mentransfer uang hadiah. Bahkan, sempat dikonfirmasi oleh  mereka, katanya sudah dikirim uang itu, tetapi dia bilang jangan dulu dicek, nanti ATM saya diblokir,” katanya.

Terakhir pelaku minta uang sebesar Rp13 juta dengan tujuan untuk mengurus tanda tangan, agar uang tersebut dapat segera dicairkan.

“Total saya mengalami kerugian Rp7,3 juta. Uang itu hasil tabungan saya dari SMA sampai sekarang dan ada juga dari meminjam dengan keluarga,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban. “Laporannya sudah diterima dan akan segera diproses,” pungkasnya. (korankito.com/depe/fran)