Kapolresta : Rani Sudah Tidur di Sel Tahanan

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono. Foto/deny/dok

Palembang- Rani Arvita, tersangka kasus pungutan liar (pungli) di kantor Badan Pertanahan Nasional​ (BPN) Kota Palembang akhirnya harus merasakan dinginnya sel tahanan Mapolresta Palembang.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono secara tegas mengatakan, wanita yang mempunyai gelar doktor itu sudah mendekam di sel tahanan Mapolresta Palembang.

“Dia sudah masuk ke dalam sel tahanan, hanya saja memang saat diperlukan pemeriksaan, dia kita bawa ke ruang piket untuk dimintai keterangan,” katanya saat dikonfirmasi awak media, Senin (8/4) siang.

Wahyu menambahkan, pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku berinisial R itu dan akan terus menganalisis sejauh mana perkembangan hasil pemeriksaan tersebut.

“Untuk sementara belum ada nama tersangka yang baru, namun akan terus kita lakukan pendalaman dengan cara memintai keterangan dari tersangka dan saksi,” tutup mantan Wadir Narkoba Polda Metro Jaya ini.

Sebelumnya, Kepala Sub Seksi Sengketa dan Konflik BPN Kota Palembang digelandang tim Saber Pungli Polresta Palembang ke Mapolresta dikarenakan sudah melakukan pungli.

Modus yang digunakan Rani, dengan cara mengirim pesan singkat kepada korban dan meminta sejumlah uang untuk kepentingan persidangan.

“Kita amankan sebesar Rp5 juta yang rencananya akan digunakan oleh Rani untuk kepentingan persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) nanti,” tutup Wahyu.(korankito.com/depe/mbam)