Bisa Dipercaya

Dishub Akan Terapkan Parkir Online di Sepanjang Atmo

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Perhubungan Menggelar Rapat Penerapan Sistem Parkir Online Berbasis Android di Ruang Rapat I Setda Kota Palembang, Selasa (9/5). foto / raya

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bekerjasama dengan PT Medco Optima berencana melakukan uji coba untuk penerapan tarif parkir online disepanjang Jalan Kolonel Atmo. Hal ini dilakukan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir.

Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Palembang Dharma Budi menjelaskan, penerapan sistem ini untuk mencegah kebocoran retribusi parkir. Sistem parkir online ini akan diterapkan di 34 titik dikawasan Atmo, mulai dari Kantor Bank Sumsel Babel (BSB) hingga kepusat perbelanjaan Dika, dan sepanjang Jl Letkol Iskandar.
Berita Sejenis
1 daripada 3.104
“PT Tekno Optima Perkasa sebagai pihak ketiga sudah lakukan pemaparan baik itu proses dan mekanismenya. Tapi kita masih belum tahu kapan akan dilaksanakan, karena ini masih akan dipaparkan dihadapan Walikota,” ungkapnya saat diwawancarai di ruang rapat lantai III Setda Palembang, Selasa (9/5).
Menurut Dharma penerapan parkir online ini dikhususkan untuk kendaraan yang parkir dibahu jalan saja.
“Sistem parkir ini menggunakan sistem android sehingga semua data bisa diakses untuk mengurangi kebocoran. Nomor kendaraan akan tercatat jelas begitu juga dengan waktu parkir dan tarif parkir,” imbuhnya.
Selain itu lanjutnya, Pemkot akan memverifikasi juru parkir (Jukir) dalam pelaksanaannya nanti. Jukir yang usia muda akan diprioritaskan untuk diberikan pelatihan dan dibina
“Karena jukir yang memiliki usia lanjut sudah tidak mungkin lagi untuk dibina, jadi jukir yang masih muda yang akan ditempat di 34 titik ini. Setiap setiap titik akan ditempatkan satu jukir dengan mengawasi sekitar 20 mobil yang terparkir, sedangkan yang sudah lanjut usia akan ditempat diruas parkir lainnya,” terangnya.
Sementara itu, Kabid Pengawasan dan Pengendalian Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Marta Edison mengatakan, dengan penerapan sistem ini pihaknya menagetkan PAD sebesar Rp 10 miliar.
“Tapi untuk pelaksanaannya belum bisa dipastikan karena ini baru pemaparan saja. Masih akan ditinjau oleh walikota bagaimana bentuk kerjasama dan sebagainya,” ujarnya.
Untuk tarif parkir sambung Marta pihaknya akan memberlakukan tarif progresif dengan biaya perjam sesuai dengan aturan pemerintah. Rp1.000 untuk kendaraan roda dua dan 2.000 untuk kendaraaan roda empat.
“Maksimal biaya parkir untuk kendaraan roda dua Rp 5 ribu dan kendaraan roda empat Rp 10 ribu,” katanya.
Ditempat yang sama Direktur Utama (Dirut)  PT Tekno Optima Perkasa Andriansyah menambahkan, Palembang merupakan kota pertama di Sumsel setelah Jakarta yang akan menerapkan sistem parkir online. Dengan sistem ini semua jukir akan memegang kartu parkir yang berisi data kendaraan dan jumlah biaya parkir.
“Mekanismennya pada saat kendaraan masuk juru parkir akan melakukan tapping kartu pada mobile print untuk memasukkan jenis kendaraan dan nomor kendaraan, kemudian memberikan kartu ini kepada pengendara. Saat akan keluar pengendara mengembalikan kartu untuk ditapping kembali, secara otomatis akan terlihat nomor kendaraan, lama parkir, dan biaya yang harus dibayar dan tercetak secara otomatis,” ujarnya.
Adriansyah mengatakan, setelah dikembalikan data akan kembali kosong secaran otomatis juga. “Untuk tahap awal kami akan menyiapkan 1.000 kartu dan 34 jukir yang akan difasilitasi dengan atribut parkir, BPJS Ketenagakerjaan, gaji, dan perangkat IT seperti andorid dan mobile printer, serta kuota,” ujarnya.
Andrian mengatakan jika terjadi kehilangan kartu, pengendara dikenakan denda sebesar Rp 20 ribu, untuk pembayaran biaya parkir maksimal Rp10 ribu dan pembelian kartu Rp10 ribu. “Setiap jukir akan mengakomodir 20 mobil. Sedangkan untuk slot parkirannya sendiri nantinya akan dibuat berdampingan antara mobil dan motor, posisi motor akan berada ditengah, antara juru parkir yang satu dengan yang lainnya,” pungkasnya. (korankito.com/raya/amel)