Dianiaya Suami, Leni Lapor Polisi

Palembang – Perempuan kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Tak terkecuali yang dialami Leni Damayanti (24) yang harus menerima kekerasan tersebut dari suaminya sendiri dengan inisial SK (29).

Dengan mengalami luka lebam disekujur tubuhnya, Leni pun mendatangi Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk melaporkan tindakan kekerasan yang dilakukan suaminya, Senin (8/5) sekitar pukul 13.00.

Dihadapan petugas, korban mengatakan kejadiannya berawal saat ia menegur suaminya yang baru saja bangun tidur mengenai masalah hutang kepada pamannya yang baru dibayar separuh.

“Padahal uangnya sudah saya berikan semua kepada dia agar hutang itu segera dilunasi. Tetapi, kenyataannya dia baru membayar separuh, makanya saya tegur dia,” kata korban saat memberikan keterangan.

Namun, teguran itu ternyata membuat terlapor naik pitam dan langsung marah-marah kepada Leni. Puncaknya, saat korban hendak pergi bersama anaknya ia pun dipukul oleh SK.

“Saya mengajak anak pergi dari rumah. Pas mau pergi itu, dia menjerit membangunkan anaknya. Lantas dia bangun dan memukuli saya secara berulang kali bahkan dia juga menendang perut saya,” tuturnya.

Akibat dari kejadian itu, ia harus mengalami pendarahan dibagian bibir, kaki dan bagian tubuh lainnya.

Bahkan menurut Leni hampir setiap hari ia mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya.

“Saya sudah tidak tahan lagi dengan perlakuannya, dia selalu memukuli saya. Sejak sebelum menikah pun saya sering diperlakuan seperti ini. Selama ini saya bertahan karena memikirkan anak,” tambahnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, apihaknya telah menerima laporannya tersebut. “Laporannya sudah kami terima dan akan segera diselidiki,” tutupnya. (korankito.com/depe/amel).