Bisa Dipercaya

Cabuli Pelajar SMP, Najemi Digelandang ke Polresta Palembang

Najemi digelandang ke Polresta Palembang, lantaran diduga mencabuli pelajar SMP. Foto/denny

Palembang – M Najemi (29) harus berurusan dengan pihak berwajib, setelah dirinya digelandang oleh keluarga korban ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (8/5) sore.

Pemuda yang tinggal di kawasan Lorong Antara, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang ini, ditangkap lantaran sudah berbuat cabul terhadap RH (14), yang masih duduk di bangku SMP.

Berita Sejenis
1 daripada 3.093

Dihadapan petugas, korban menceritakan sudah tiga kali diperlakuakan secara tidak senonoh oleh pelaku. Terakhir, peristiwa itu terjadi di Perumahan PNS OPI Jakabaring, Kecamatan SU I Palembang, 18 April 2017 lalu.

Dikatakannya, tersangka mengiming-imingi uang sebesar Rp 100 ribu agar mau menuruti kemauannya. Namun, RH tak menyangka akan mendapatkan perlakuan bejat tersangka.

“Dia tidak mengancam pak, saya sempat menolaknya. Tetapi dia tetap saja memaksa untuk membuka celana saya. Setelah terbuka, dia langsung menghisap kemaluan saya,” kata korban.

Sedangkan tersangka Najemi mengakui perbuatannya. Namun, ia mengatakan baru satu kali mencabuli korban. “Baru satu kali, cuma saya hisap saja, tidak diapa-apakan lagi,” tuturnya.

Menurut Nejemi, ia sengaja memberikan uang kepada korban agar mau menuruti kehendaknya. “Dia minta uang, dan bilang terserah mau diapakan. Makanya, saya berikan dia uang,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya telah menerima serahan pelaku yang diduga telah berbuat cabul. “Saat ini, sedang kita lakukan pemeriksaan terhadap korban dan pelaku,” tutupnya. (korankito.com/depe/fran)