Usung Sport Tourism, Perpani Sumsel Gelar Kejuraan Memanah Unik

Palembang – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sumsel bakal mengadakan kejuaraan memanah dengan tema Palembang Memanah Satu. Menggandeng Dinas Pariwisata Kota Palembang, dan klub memanah Sriwijaya Archery Club, kejuaraan ini nantinya akan mempertandingkan dua kategori panahan unik sebagai upaya mendukung Kota Palembang menarik wisatawan dengan mengedepankan sport tourism.

“Kategori yang dilombakan yakni Paralon dan Panahan Tradisional,” ujar Ketua Panitia Palembang Memanah Satu Masyaheril, Kamis (4/5) malam.

Masyaheril mengungkapkan Panahan tradisional ini termasuk kategori baru di Sumsel meskipun telah beberapa kali diperlombakan di Pulau Jawa. Teknisnya, para peserta bakal memanah sambil memakai baju adat yang dibawa, plus tanjak (topi adat Sumsel-red) yang disiapkan panitia sembari duduk bersila.

“Pesertanya mulai dari pelajar sd, smp, sma dan umum. Selain itu mereka boleh membawa baju adat dari daerah manapun,” tambah Masyaheril yang juga Ketua Bidang Organisasi Perpani Sumsel ini.

Untuk pendaftaran sendiri, pihak panitia telah menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp.50 ribu untuk peserta sd dan smp, serta Rp.100 ribu untuk sma dan umum. Kegiatan ini diminati oleh masyarakat Sumsel dan juga luar daerah.

“Pendaftaran sampai dengan hari ini (4/5) pukul 20.00 pun, sudah ada 205 orang yang registrasi. Kami optimis sampai penutupan esok, bakal sampai 250 orang. Itupun ketika kami lihat, ada yang dari luar provinsi seperti Lampung yang pernah berpartisipasi,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Palembang Lisa Surya Andika mendukung penuh kegiatan yang diselenggarakan Perpani Sumsel. Apalagi, Palembang mengedepankan sport tourism sebagai produk utama kota.

“Jadi tidak bisa lepas antara olahraga dan wisata. Ini kegiatan yang pertama dan kami harap support dari berbagai pihak sehingga menjadi event berkelanjutan seperti Palembang memanah dua, tiga dan empat,” pungkasnya. (korankito.com/resh/amel)