Kasus Pungli di BPN, Tidak Ada Uang Rp300 Juta yang Disita

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono. Foto/Depe.

 

Palembang – Terkait dengan kedatangan dua petinggi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Selatan (Sumsel) ke Mapolresta Palembang, Jumat (5/5).

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono menegaskan, kedatangan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria, Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sumsel Ariel Pasha dan Kepala ATR/BPN Kota Palembang Edison untuk menjenguk stafnya yang menjadi terperiksa.

“Ya, memang benar tadi BPN kesini. Itu hal biasa, karena ada staffnya yang menjadi terperiksa disini. Saat ini masih dalam pemeriksaan dan hanya ada satu yang terperiksa,” ungkapnya saat dimintai konfirmasi, Jum’at (5/5) sekitar pukul 14.00.

Lebih lanjut, mantan Wadir Narkoba Polda Metro ini menegaskan, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pihaknya tidak mengamankan uang sebesar Rp300 juta seperti yang diberitakan sejumlah media. “Itu tidak benar, nanti ya biar Kapolda yang merilisnya secara langsung,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasca OTT yang dilakukan Satreskim Polresta Palembang terhadap Kepala Sub Seksi Sengketa dan Konflik ATR/BPN Kota Palembang Rani Arvita yang diduga melakukan pungli di kantor ATR/BPN Kota Palembang. korankito.com/depe/syym.