Jelang Puasa, Satpol PP Lubuklinggau Intensifkan Pengawasan Anjal dan Gepeng

Kepala Satpol PP Lubuklinggau, Elbaroma. Foto/Dhia

Lubuklinggau – Jelang bulan puasa, Satpol PP Lubuklinggau bersama pihak terkait berencana melakukan penertiban terhadap anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng), di sejumlah titik.

Selain itu, Satpol PP juga akan menempatkan sejumlah personelnya di sekitar lingkungan masjid Agung As Salam Lubuklinggau, yang merupakan masjid terbesar di Kota Lubuklinggau.

Kepala Satpol PP Lubuklinggau, Elbaroma mengatakan, penertiban terhadap anjal dan gepeng jelang bulan puasa guna meminimalisir keberadaan mereka. Sebab disinyalir seperti tahun-tahun sebelumnya, mendekati bulan puasa akan mengalami peningkatan.

“Mereka sengaja mangkal di lampu merah ataupun tempat keramaian untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan. Ada rencana memang kita melakukan penertiban jelang puasa nanti. Kita koordinasi dengan Dinas Sosial dan Polres Lubuklinggau terlebih dahulu,” ungkapnya.

Selain itu, jelang bulan puasa pihaknya mengaku akan membuat tim pengawas terhadap keberadaan anjal dan gepeng. Bahkan pihaknya akan lebih mengintensifkan lagi pengawasan di lapangan.

“Khususnya dilampu merah simpang RCA, simpang Taba Pingin, di pasar dan Masjid Agung As Salam. Pengawasan lebih kita intensifkan lagi, jelang sore, siang dan malam. Kalau hari biasanya kita pengawasan rutin, khusus hari Jumat di lingkungan masjid Agung As Salam,” bebernya.

Lebih lanjut Elbaroma menjelaskan, jelang puasa dan lebaran akan menempatkan sekitar lima personel Pol PP di lingkungan sekitar masjid Agung As-Salam. Keberadaan mereka dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan dan kekhusyukan bagi para jemaah.

“Terutama dalam mengawasi keberadaan anjal dan gepeng. Sebab biasanya memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan melaksanakan kegiatan meminta-minta dimasjid kepada para jemaah,” tutupnya. (korankito.com/dhia/fran)