Diduga Terkait OTT Rani, Dua Petinggi BPN Sumsel Datangi Mapolresta

OTT : Pejabat BPN Kota Palembang Rani Artiva saat digelandang ke Mapolresta Palembang sesaat setelah terjaring operasi tangkap tangan, Kamis (4/5). Foto/ Depe.

Palembang – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palembang dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Sumsel Arief Pasha datangi Mapolresta Palembang, Jumat (5/5) sekitar pukul 11.00.

Kedatangan kedua petinggi BPN itu diduga kuat terkait dengan tertangkapnya Kepala Sub Seksi Sengketa dan Konflik, BPN Palembang Rani Artiva yang diduga melakukan pungutan liar (pungli), Kamis (4/5).

Pantauan Koran Kito, kedua pimpinan BPN itu meninggal Mapolresta pukul 12.45.

Sejumlah awak media yang hendak meminta konfirmasi terkait kedatangannya ke Polresta Palembang, Ariel Pasha langsung menuju kendaraanya dan pergi meninggalkan awak media.

Sedangkan, Edison mengatakan, kedatangannya ini hanya sekedar menjalin silaturahmi dan membicarakan perihal tanah. “Bukan masalah itu, kami hanya membicarakan masalah tanah, bukan yang lain,” katanya.

Ia pun enggan memberikan komentar banyak terkait OTT dan seraya meninggal wartawan. “Nanti ya, kalau tanya yang itu langsung saja ke Kapolresta,” pungkasnya. korankito.com/depe/syym.