Lagi ! Korban Arisan Naura Lapor Polisi

Palembang – Ade Kurniawati (22) salah satu korban arisan online Naura yang dikelola oleh seorang wanita yang berinisial NK (24) kembali mendatangi Mapolresta Palembang, Kamis (4/5) sekitar pukul 10.00.

Kedatangan wanita yang berambut panjang ini, untuk melaporkan NK ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang atas tuduhan penipuan bermodus arisan online yang dilakukan oleh terlapor.

Dihadapan petugas, wanita yang tinggal di Komplek Mega Asri II, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel ini menceritakan kejadiannya berawal saat ia mengikuti arisan terlapor.

Kemudian, ia mentransfer uang Rp21 juta di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BRI di SPBU Sukajadi dan BRI Indomaret Jalan KI Ronggo Wirosantiko, Kecamatan IB II Palembang​, Senin 14 Juli 2016.

“Saya mentransfer uang ke nomor rekening BRI 021.285.3028 atas nama Dicky Yolanda,” ucapnya saat memberikan keterangan dihadapan petugas kepolisian piket SPKT Polresta Palembang.

Akan tetapi, setelah waktunya penarikan arisan sesuai dengan daftar yang ada, korban tak kunjung menerima uang miliknya. Bahkan, terlapor NK saat ditemui mencoba terus menghindar darinya.

“Sudah sering saya berkomunikasi dengan dia mengajak bertemu, namun dia malah terus menghindar, makanya saya membawa perkara ini kejalur hukum,” tambah Ade.

Ketika disinggung laporan NK di Polda Sumsel terkait pencemaran nama baik yang dilakukan oleh tiga korban sebelumnya, korban mengatakan ia tidak takut akan hal tersebut.

“Emang ada kejadiannya, kami tidak membuat laporan palsu. Memang ada yang lancar penarikan dengan dia, namun ada juga yang macet. Nah, kami yang macet ini lapor polisi,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban. “Laporannya sudah kita terima dan akan segera diproses,” tutupnya. (korankiro.com/depe/amel)