Dibacok Tetangga, Mirzah Bersimbah Darah

PENGANIAYAAN : Korban pembacokan Mirzah melaporkan peristiwa yang dialaminya di SPKT Polresta Palembang. Kamis (4/5). Foto/Depe.

Palembang – Mirzah (29) menderita luka bacok di sekujur tubuh setelah diserang tetangganya berinisial DF (40) menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pedang, Kamis (4/5) sekitar pukul 08.00.

Dengan baju yang masih berlumuran darah dan perban melekat di sekujur tubuh, korban pun mendatangi Mapolresta Palembang melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Dihadapan petugas Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Mirzah mengungkapkan, kejadian itu berawal saat korban baru saja bangun tidur dan mendengar sepupunya bertengkar dengan pelaku DF di depan rumahnya.

Mendengar keributan itu, pemuda yang tinggal di Jalan Aiptu Wahab, Lorong Sawah, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan SU I Palembang tersebut keluar untuk melerai pertengkaran tersebut.

“Saya terbangun, karena ada yang ribut-ribut. Saya lihat ternyata sepupu sedang kejar-kejaran dengan pelaku, makanya saya keluar untuk melerai mereka,” katanya.

Ia mengatakan, sempat bertanya dengan pelaku perihal keributan dengan sepupunya itu. Namun, DF malah naik pitam dan melakukan pembacokan secara berulang kali kepada korban Mirzah. “Saya bertanya, tetapi dia malah marah-marah dan langsung mengeluarkan pedang yang langsung dibacoknya ke arah saya berulang kali. Sempat saya tangkis, tetapi dia terus membacok, makanya saya melarikan diri,” ujarnya.

Hingga akhirnya korban pun harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) BARI untuk mendapatkan perawan intensif atas luka yang dialaminya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti​ oleh anggotanya. “Laporannya sudah kami terima, dan akan segera kita proses. Ternasuk memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian itu, korban juga sudah kita minta untuk melakukan visum terlebih dahulu,” tutup Yon. korankito.com/depe/syym.