Bisa Dipercaya

Pemprov Sumsel Bersama Polda Sumsel Kembangkan CCTV di Palembang

foto/hms

Makassar – Dalam upaya meningkatkan rasa aman bagi masyarakat Sumsel serta untuk menyambut pagelaran akbar Asian Games di Palembang mendatang Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto,  Walikota Palembang Harnojoyo, Kasdam ll Sriwijaya Brigjen TNI Dr. Marga taufik SH MH dan Kadis Kominfo Prov. Sumsel Farhat Syukri, melakukan kunjungan langsung ke Kota Makasar. Rabu (3/5) di Ruangan Sipakalebbi Kantor Walikota Makassar.

Kunjungan kerja Gubernur ialah untuk meninjau  Operasional Closed-Circuit Television (CCTV) di Kota Makassar yang sudah berjalan dengan baik, dan juga diharapkan sebagai Bahan Studi Banding Kesiapan Pelaksanaan Asian Games XVIII Tahun 2018.

Berita Sejenis

Dzumafo Perketat Pesaingan Lini Depan SFC

Polda Sumsel Sidak Pasar dan Siagakan Pasukan

Peran Motivasi Orangtua Terhadap Prestasi Anak

1 daripada 3.109

Dalam sambutannya Gubernur H. Alex Noerdin mengucapkan terimakasih atas sambutan dari pemerintah Kota Makassar, Sumsel terus berkembang dan kita terus belajar hingga ke Tokyo apalagi ke Makasar. Melihat keberadaan CCTV di Makassar, Pagelaran Asian Games adalah ajang Olahraga yang berada satu level dibawah Olimpiade.

Palembang sudah mempersiapkanya. Kita tidak instan dalam menyelenggarakan event diawali PON 2004 dilanjutkan dengan SEA Games dan beberapa event olahraga internasional hingga Asian Games 2018 mendatang.

Terkait CCTV di kota makasar Gubernur Sumsel menilai sudah sangat bagus namun Sumsel akan membuat lebih baik, Pemerintah Provinsi Sumsel akan berkolaborasi dengan Polda Sumsel untuk terus mengembangkan CCTV.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melayangkan pujian ke Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto yang sukses membangun sistem CCTV kota yang komprehensif Melalui Dinas Kominfo Kota Makassar pada saat kunjungan kerja Kapolri pada April 2017 lalu.

Di Kota Makassar walikotanya mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) setiap IMB mewajibkan bangunan – bangunan yang nantinya difungsikan untuk ruang publik seperti mall, dan hotel memasang CCTV privat yang dapat dikoneksikan dengan War Room milik pemerintah kota Makassar minimal dua buah CCTV disetiap bangunannya.

Sistem digital ini memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat karena dapat memantau situasi dan kegiatan masyarakat sehingga tidak ada lagi tempat bersembunyi bagi pelaku kejahatan dan pelanggar hukum. CCTV kota juga mampu memantau dan mengatur kegiatan – kegiatan penting seperti lebaran, dan tahun baru atau ada hal – hal penting, insiden – insiden kecil yang terpantau melalui titik – titik CCTV yang bertebaran di seluruh Makassar. Saat ini terpasang 300 titik CCTV di Makassar, kedepan akan dikembangkan sampai 3.000 titik.

Selain itu angkutan public memiliki dua CCTV disetiap kendaraan, di Makassar memiliki  sky hunter menggunakan drone sebagai pelacak, makassar sky guard jam 10 malam keliling kecamatan kondisi sampah dan lain – lain.

Mohammad Ramdhan Pomanto menceritakan bahwa Kota Makassar cemburu namun ini cemburu yang baik. Pihaknya ingin pula belajar dengan Sumsel yang dikenal dengan Kota Olahraga yang sudah menyelenggarakan event olahraga baik Nasional dan internasional. “Menjadi Tuan rumah PON saja kami sudah senang” ujarnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto memaparkan di Sumsel sendiri sudah melounching aplikasi “Wong Kito” sebuah aplikasi digunakan untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Berkonsep Aplikasi dapat di download menggunakan Playstore untuk memudahkan laporan masyarakat dengan menggunakan beberapa fitur seperti Panic Button yang selanjutnya ke tindakan, Memudahkan pembuatan SKCK, E Samsat dan lokasi yang strategis di Kota Palembang.(korankito.com/hms/mbam)