Diancam Akan Dibunuh, Motor Mio Melayang

Palembang-Zainuri AS (62), pedangan ikan di Pasar Cinde, harus kehilangan sepeda motor kesayangannya. Ia menjadi korban kawanan begal di Jalan Silaberanti, Kecamatan SU I, Palembang.

Lelaki yang tinggal di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang ini kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Palembang, Selasa (2/4) sekitar pukul 09.00.

Di hadapan petugas, Zainuri mengatakan, kejadiannya berlangsung Jumat (28/4) sekitar pukul 19.00. Saat itu ia sedang mencari rumah temannya yang bernama Agus.


“Saya mencari rumah teman untuk mengajak bisnis ikan. Dia bilang tinggalnya di kawasan Silaberanti, namun sudah dicari kemana-mana​ tidak bertemu,” katanya.


Karena tidak bertemu dengan temannya, dia memutuskan untuk pulang ke rumah. Namun, saat dalam perjalanan pulang, ia dihadang oleh seorang pelaku.

“Satu pelaku menghentikan saya dan bertanya dimana bengkel motor. Saya bilang di depan, lalu pelaku itu langsung naik motor saya setelah dekat dengan temannya dia mengarahkan senjata tajam ke perut saya,” tuturnya.

Merasa nyawanya terancam, Zainuri akhirnya merelakan sepeda motor Yamaha Mio nopol BG 4124 ZP dibawa kabur oleh kawanan pelaku.

“Mereka berdua, satu menunggu di sepeda motor, satunya lagi ikut dengan saya. Dia mengancam, akan membunuh kalau tidak menyerahkan motor. Jadi saya takut lalu menyerahkan motor saya,” katanya.

Kasatreskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban. Namun, korban diminta untuk melengkapi berkas laporan terlebih dahulu.

“Korban sudah mendatangi Polresta Palembang, namun karena berkas laporannya belum lengkap, jadi kita minta untuk melengkapi dahulu. Pastinya, laporan korban akan segera diterima,” katanya.(korankito.com/depe/drsd)