Kompetisi Petanque di Sumsel Resmi Dibuka

Peserta kompetisi Petanque ketika berlaga di Lapangan Talang Semut Palembang. Foto/ril

Palembang – Sekitar 80 peserta yang berasal dari sekolah dan klub yang ada di Kota Palembang, mengikuti kompetisi olahraga Petanque antar sekolah dan klub se-kota Palembang. Kompetisi ini memperebutkan piala kadispora Kota Palembang dan akan berlanjut puncaknya nanti pada piala walikota Palembang.

“Para peserta sangat antusias karena kompetisi ini merupakan ajang pencarian bibit muda dan nanti akan terus berlanjut pada kompetisi-kompetisi selanjutnya,” ujar ketua Panitia yang juga pengurus Petanque Kota Palembang Iwan Rosidi saat sambutan pembukaan kompetisi yang berlangsung di lapangan Talang Semut Palembang, Minggu (30/4) kemarin.

Menurut Iwan, untuk tahun 2017 ini pihaknya telah menyiapkan sedikitnya tujuh agenda kompetisi yang akan menjadi ajang pencarian bibit atlet untuk mewakili Sumsel ditingkat nasional hingga internasional.

“Setidaknya tujuh kompetisi yang kita siapkan selama tahun 2017 ini. Dan nanti pelaksanaannya akan kita tingkatkan dan laksanakan di venue petanque Jakabaring Sport City. Bahkan puncaknya nanti akan memperebutkan piala walikota Palembang dengan peserta lebih banyak lagi bahkan mengundang dari luar daerah hingga luar negeri,” kata Iwan bersemangat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Palembang Heri Aprian Raswan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara terkhusus para peserta yang sudah bersemangat mengikuti kompetisi ini. Sebagai kota yang sudah goes to international, event semacam ini diharapkan terus ada sebagai produk kota yang mengedepankan sport tourism kedepannya.

“Jadi seluruh cabor termasuk petanque harus tetap eksis dan bisa menjadi andalan Kota Palembang. Termasuk juga olahraga-olahraga tradisional juga harus kita tonjolkan agar menjadi daya tarik bagi pengunjung,”ujanya.

Ditambahkannya, olahraga petanque ini termasuk olahraga sederhana yang hanya butuh lapangan beberapa meter, jadi tidak perlu biaya mahal.

“Selaku kadispora kota Palembang yang membidangi kepemudaan dan olahraga, kita ingin olahraga petanque ini nanti bisa terus diminati olah anak-anak muda, dan paling tidak kita harus gemar berolahraga,” tukasnya. (korankito.com/resh/amel)