Bisa Dipercaya

Atasi Kemacetan, Satlantas Siapkan Rekayasa Jalan Buka Tutup Jembatan Ampera

Palembang – Guna mengatasi kemacetan arus lalulintas di atas Jembatan Ampera pada jam-jam sibuk Polresta Palembang melalui Satlantas Palembang akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup. Sistem buka tutup ini akan diuji cobakan di pagi hari yang dimulai dari pukul 06.00 – 08.00 dan sore hari mulai pukul 16.00 – 18.00.

Saat ujicoba nanti kendaraan yang melintas di Jembatan Ampera dari Seberang Ilir menuju Seberang Ulu akan menggunakan empat lajur dengan rute melintas diatas jembatan flyover Jakabaring dan berputar di U-turn di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang.

Begitu pun sebaliknya, kendara roda dua maupun roda empat yang akan menuju naik ke Jembatan Ampera terutama dari arah Jakabaring tidak dapat melintasi jembatan flyover, melainkan mengarah berbelok terlebihdahulu ke Jalan Ahmad Yani, dan memutar di U-turn Simpang Tugu KB Kecamatan SU I Palembang.

Berita Sejenis
1 daripada 22

“Selasa nanti akan kita ujicoba terlebih dahulu, untuk mengetahui titik-titik mana yang masih lemah dan akan diperbaiki,” kata Kasatlantas Polresta Palembang Kompol Yudha Widyatama Nugraha saat ditemui di ruang kerjanya, Minggu (30/4).

Lebih lanjut, Yudha mengatakan penutupan arus lalulintas terjadi di Bundaran Air Mancur (BAM) Masjid Agung Palembang dan di Simpang 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang. “Ada sekitar 15 personel kita yang akan mengatur lalulintas selama buka tutup arus itu,” tambahnya.

Masih dikatakannya, durasi penutupan jalan akan dilakukan 10 menit sekali, namun tidak menutup kemungkinan​ akan dipercepat maupun diperlambat. “Kita melihat situasi dilapangan, kalau kepadatan kendaraan sudah berkurang akan kita tutup dan membuka di jalur sebaliknya,” jelasnya.

Ia mengatakan, kemacetan sering terjadi di atas jembatan Ampera. Bahkan, panjangnya kemacetan bisa mencapai 2 Km yakni dari Kawasan 7 Ulu hingga di depan Pasar Cinde. “Semoga saja, dengan adanya buka tutup ini bisa mengatasi kemacetan yang terjadi. Kita doakan saja,” tutupnya. (korankito.com/depe/amel)