Nyopet PNS, Bagong Ditembak Polisi

Palembang – Adi alias Bagong (34) warga Jalan KI Gede Ing Suro, Kecamatan IB II Palembang harus merasakan timah panas anggota Unit Pidana Umum Satreskrim Polresta Palembang yang bersarang di kaki sebelah kirinya, saat berusaha kabur dari sergapan petugas kepolisian usai mencopet M Sobri (48) di Kawasan Pasar 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang.

Berdasarkan data yang dihimpun, ulah pelaku berawal saat korban yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) ini sedang berbelanja kebutuhan sehari-hari di lokasi penangkapan.

Lalu, korban dipepet pelaku yang langsung merogoh saku celana korban bagian depan dan berbasil membawa kabur satu unit ponsel merek LG warna hitam milik korban Sobri.

Namun aksi yang dilakukan tersangka diketahui oleh korban dan langsung berteriak copet kearah tersangka. Jeritan korban tersebut terdengar Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang yang kebetulan sedang berada di lokasi.

Penangkapan pelaku tak berjalan mulus, Bagong mencoba melawan serta hendak kabur dari petugas, sehingga ia harus dilumpuhkan dengan sebuah timah panas di kaki kirinya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing​ mengatakan penangkapan pelaku setelah anggotanya sedang berada di tempat kejadian perkara.

“Tersangka ini merupakan residivis kasus yang sama dan memang sudah kerap kali melancarkan aksinya di kawasan tersebut,” ujarnya usai dimintai konfirmasi oleh awak media.

Menurut​nya, tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman​ kurungan penjara tujuh tahun.

“Akan kita kembangkan lagi, diduga masih banyak korban-korban yang lainnya. Barang bukti yang kita amankan, satu unit ponsel merek LG yang merupakan milik korban,” tambahnya.

Sementara, tersangka Bagong mengaku sudah dua kali mencopet di kawasan tersebut. Ia nekat melancarkan aksinya dikarena tidak mempunyai pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Terakhir​ saya mencopet, bersama UY dan DN, dapat ponsel merek LG satu. Kalau tugas saya hanya menabrak korban yang sedang melintas disana, UY yang mengambil ponsel, serta DN yang membawa kabur,” tutupnya. (korankito.com/depe/amel)