Bisa Dipercaya

34 Siswi Dilantik Jadi Srikandi Anti Narkoba

Foto/ejak

Palembang – Sebanyak 34 siswi perwakilan dari sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SM) di seluruh Sumatera Selatan (Sumsel) dilantik menjadi Srikandi Sriwijaya Anti Narkoba (Srasan), di aula Griya Agung, Kamis (27/4).

Duta Anti Narkoba Sumsel Lury Alex Noerdin menuturkan, pelantikan 34 Srasan ini merupakan bukti nyata dalam memberantas peredaran narkoba di kalangan pelajar. Pasalnya, berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Palembang menduduki peringkat pertama di Sumsel untuk pengguna narkoba.

Berita Sejenis
1 daripada 3.075

“Ini adalah jawaban dari pertanyaan masyarakat selama ini untuk memberantas peredaran dan penggunaan narkoba di kalangan pelajar,” katanya seusai melantik 34 Srasan, Kamis (27/4).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Sumsel Usmaneti mengatakan, ini sebuah kegiatan yang luar biasa yang mengajak siswi untuk menjauhi narkoba. “Kita harapkan mereka menjadi perpanjangan BNN Pusat agar pelajar menjauhi narkoba. Kita berharap event ini berlangaung lebih banyak lagi di setiap kalangan,” imbuhnya.

Terpisah, salah satu anggota Srasan yang dilantik sekaligus siswi kelas X jurusan listrik SMK Sumsel Fitri Iryani mengatakan, sejauh ini dirinya dan rekan belum mendapatkan sosialisasi mengenai bahaya narkoba. Namun diakuinya, dirinya mempelajari bahaya narkoba secara otodidak dan pelajaran di sekolah, sehingga selama ini ia hanya memberikan motivasi dan imbauan kepada teman-temannya untuk menjauhi narkoba melalui sosial media saja. “Narkoba itu racun dunia dan harus dijauhi. Itulah yang sering saya tulis di akun sosial media saya,” akunya.(korankito.com/ejak/syym)