Gembong Narkoba Tewas Didor, 10Kg Shabu dan 6.000 Ekstasi Disita

Tersangka gembong narkoba yang tewas ditembak tim gabungan saat dibawa ke rumah sakit.foto/depe

Palembang- Satu dari tiga tersangka bandar narkoba tewas ditembak anggota Polda Sumsel dan Badan Narkotika Nasional (BNN), lantaran berusaha melawan, Rabu (26/4).
Penggrebekan dilakukan petugas di kawasan Talang Keramat, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Selain melumpuhkan sang bandar, petugas menyita 10Kg narkoba jenis shabu-shabu dan 6.000 butir pil ekstasi.

Meskipun belum merilis secara resmi identitas para pelaku, Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto membenarkan adanya penangkapan gembong narkoba tersebut.

“Satu pelaku meninggal dunia, dua lagi sudah diamankan oleh anggota kita. Namun, untuk nama-namanya, besok akan kita rilis,”  kata Kapolda saat dimintai konfirmasi melalui sambungan telepon.

Menurut Kapolda, jenazah tersangka yang tewas diterjuang peluru petugas kemudian akan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel. Ia pun menegaskan barang bukti diamankan 10 Kg shabu dan 6.000 butir pil ekstasi.

“Ini berkat kerjasama tim gabungan. Sampai sekarang masih kita lakukan pengembangan. Tim di lapangan masih melakukan olah TKP dan pemeriksaan,”  ujar Kapolda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas kemudian melanjutkan penggrebekan di sebuah showroom mobil di jalan  Alamsyah Ratu Prawira, Bukit Baru, Palembang. Dari lokasi penggrebekan kedua, tim gabungan bersenjata lengkap mengamankan tiga orang berikut sejumlah dokumen atau berkas. Penggrebekan dilakukan setelah petugas melakukan pengintaian terhadap showrom tersebut. Gerak-gerik setiap yang datang ke showroom tak luput dari intaian petugas hingga dilakukan penggrebekan. korankito.com/depe/drsd