Lolos SNMPTN Unsri, Wajib Verifikasi 4-5 Mei

Panitia penerimaan mahasiswa Unsri saat menggelar jumpa pers.foto/ejak

Palembang – Calon mahasiswa Unsri yang dinyatakan lulus jalur SNMPTN harus melakukan verifikasi pada 4-5 Mei 2017.Ketua Panitia Lokal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Sriwijaya (Unsri) Zulfikri Dahlan mengatakan, pengumuman kelulusan calon mahasiswa Unsri melalui jalur SNMPTN sudah dapat dilihat​ hari ini, Kamis (26/4) pukul 14.00 melalui laman http://pengumuman.snmptn.ac.id.

Kuota penerimaan melalui jalur ini sebanyak 2.002 orang atau 30 persen dari total penerimaan yaitu 6.040 mahasiswa. “Bagi yang sudah dinyatakan lolos SNMPTN harus melakukan verifikasi pada 4-5 Mei, paling lambat tanggal 6 Mei. Kalau melewati batas waktu tersebut mereka dinyatakan mengundurkan diri,” tegasnya, ditemani Wakil Rektor I Unsri Zainuddin saat menggelar konferensi pers di gedung KPA Unsri Bukit Besar Palembang, Rabu (26/4) pagi.

Menurutnya, berkas yang harus dibawa para calon mahasiswa yaitu raport asli, kartu peserta, bukti-bukti prestasi akademik dan non-akademik. “Untuk verifikasi uang kuliah tunggal (UKT) harus dilengkapi slip gaji orangtua (kalau bekerja di sebuah instansi) atau surat keterangan pekerjaan dari perangkat desa setempat, rekening listrik, PBB, foto rumah,” tegasnya.

Selain itu, ditegaskannya, tidak ada bangku cadangan untuk jalur SNMPTN, kalau ada yang mengundurkan diri akan diisi dari peserta SBMPTN. Maka dari itu ia berpesan kepada setiap sekolah agar tidak menahan raport siswanya untuk melakukan verifikasi.

“SBMPTN kan tutup pendaftarannya tanggal 5 Mei, kalau peserta yang lulus SNMPTN merasa ada kesalahan pada raportnya dan masih ingin kuliah di sini sebaiknya ikut SBMPTN,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Unsri Zainuddin menerangkan, dari 2.002 orang yang akan dinyatakan lulus nanti, sebanyak 1484 calon mahasiswa wajib melakukan verifikasi. Sedangkan 518 calon mahasiswa lainnya akan dilakukan verifikasi di kediamannya, sebab mereka masuk ke dalam program bidik misi.

Secara rinci kuota Fakultas Ekonomi ada 180 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ada 354 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) 270 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 114 orang, Fakultas Ilmu Komputer ada 128 orang, Fakultas Hukum ada 136 orang, Fakultas Kedokteran ada 123 orang, Fakuktas Pertanian ada 252 orang, Fakultas MIPA ada 216 orang, Fakultas Teknik ada 229 orang sehingga totalnya 2002 yang di potong 518 calon mahasiswa dari program bidik misi.

“Verifikasi dua hari yaitu tanggal 4-5 Mei. Untuk hari pertama khusus verifikasi FKIP, Fakultas Pertanian, MIPA, Ilmu Komputer dan Fakultas Hukum. Sesangkan hari kedua untuk Fisip, Kedokteran, FKM, Ekonomi dan Pertanian,” ungkapnya.korankito.com/ejak/drsd