Warga Keluhkan Debu Tebal di Jalan‎ Soeharto

Lubuklinggau – Warga Jalan HM Soeharto Kelurahan Simpang Priuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, mengeluhkan banyaknya debu tebal yang beterbangan akibat pasir di jalan lantaran ada perawatan jalan negara.

Debu-debu ini  disebabkan pasir yang ada di badan jalan, beterbangan ke rumah warga saat ada angin dan ada kendaraan yang melintasi jalan tersebut.

Pantauan dilapangan, para pekerja yang melakukan penyiraman aspal cair, menyiramkan pasir dibagian jalan yang disiram dengan aspal, kemudian pergi melanjutkan pekerjaan dititik lainnya. Pasir-pasir yang dibiarkan di badan jalan inilah yang beterbangan kerumah penduduk.

Maryam salah satu penjual soto di Jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Priuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan, Senin (24/4) menerangkan bahwa debu tersebut sudah mulai ada sejak tiga hari terakhir.

“Warung saya kan ada di pinggir jalan, jadi pasti lah debu masuk ke warung. Lihat saja gelas-gelas, meja dan perabotan lainnya tebal kan debunya,” kata Maryam.

Selanjutnya, ia menerangkan penyiraman aspal ke badan jalan dilakukan sejak 3 hari lalu. Pada hari pertama dilakukan di bagian pinggir jalan arah rumah penduduk, kemudian dilanjutkan penyiraman dibagian pinggir ke arah median jalan.

“Percuma juga kalau saya siram air, debu juga masih banyak. Disiram didepan warung saya tapi di depan rumah yang lain masih ada, pas ada angin pasti sampai sini juga,”ujarnya.

Senada juga disampaikan, Rohmat penambal ban di jalan HM Soeharto. Dia hanya berharap pihak yang melakukan perbaikan jalan selain menyiram aspal, juga memperhatikan dampaknya ke warga setempat dan pengguna jalan.

“Ya kalau bisa pasirnya dibuang pak disiram pakai air biar pasirnya hanyut ke pinggir jalan. Kalau seperti ini akibatnya banyak debu, kemudian motor juga bahaya bisa kecelakaan karena pasir dijalan,” harapnya. (korankito.com/dhia/fran)