Terbujuk Gaji Besar, RR Malah Diperkosa

Korban pemerkosaan saat melapor ke Polresta Palembang.foto/depe

Palembang-Nasib malang menimpa RR (17). Terbujuk rayu bekerja di Palembang dengan gaji besar, ia justru harus kehilangan kehormatannya setelah diperkosa LD (34), yang masih tetangganya.

Tak terima anaknya diperlukan seperti itu, ayah korban, MS (53), warga Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI melaporkan LD ke Mapolresta Palembang, Selasa (24/4) sekitar pukul 08.00.

Di hadapan petugas, korban menuturkan kejadian itu berawal saat terlapor menawari bekerja dengan gaji yang lumayan tinggi. Merasa tergiur, RR menerima tawaran dari LD tersebut.

“Selain itu saya juga percaya dengan dia, karena pelaku merupakan suami dari kakak perempuan saya,” kata RR di hadapan petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Kemudian, korban bersama terlapor berangkat​ ke Palembang dengan mengendarai mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh sopir pribadi LD. Namun, saat dalam perjalanan, korban mabuk lalu tertidur di kursi belakang.

“Pas saya terbangun, ternyata sudah berada di kamar hotel. Lebih kagetnya lagi, saya melihat ada pelaku di dalam kamar tersebut, kami hanya berdua saja, sopirnya tidak tahu kemana,” kata wanita yang mengenakan baju hitam.

Selepas itu, lanjut RR, terlapor mengajak korban untuk melakukan hubungan badan. Korban pun sempat menolak ajak pelaku, akan tetapi LD langsung membuka paksa pakaian yang masih melekat di tubuh korban.

“Saya sempat menolak, tetapi dia malah menarik dan membuka baju yang saya kenakan. Saat itu saya terus memberontak, namun karena kalah tenaga, akhirnya saya diperlakukan seperti itu,” jelasnya.

Masih dikatakan RR, pelaku sempat mengatakan akan bertanggung jawab dengan perbuatannya tersebut.

“Usai kejadian itu, saya ditinggal sendirian di kamar sampai tiga hari. Saya bingung mau ngapain. Mau keluar kamar hotel, tidak tahu jalan di Kota Palembang. Akhirnya saya telepon orangtua minta dijemput,” cetus RR.

Ditambahkan MS, ia mengetahui anaknya sudah diperkosa oleh pelaku, saat RR menghubungi​nya melalu sambungan telepon dan berkata minta dijemput di sebuah hotel di Kota Palembang.

“Waktu itu saya sedang di kebun, anak saya telepon sambil menangis dan berkata sedang berada di penginapan, tetapi, dia tidak tahu lokasinya dimana. Saya langsung ke Palembang untuk mencarinya,” katanya.

Alhasil, ia pun berhasil menemukan anaknya di sebuah hotel yang berada di kawanan Jalan Suka Karya, Kecamatan Sukarami, Palembang. .

“Saya bertanya dengan dia, apa yang sudah tejadi. Anak saya bercerita sudah diperkosa oleh pelaku. Jelas, saya tidak senang dengan perbuatannya dan minta polisi untuk segera menangkapnnya,” tegas MS.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palembang.

“Kita sudah menerima laporan dan berkasnya akan segera diserahak ke PPA Polresta Palembang untuk dilakukanikan termasuk meminta keterangan korban dan melakukan visum terlebih dahulu,” pungkas Yon.korankito.com/depe/drsd