Lahat Buka Bulan Bhakti Gotong Royong

Ketua TP PKK Kabupaten Lahat Bunda Lusa saat memberikan sambutan dalam acara pencanangan bulan bhakti gotong royong. Foto/ujang

Lahat –Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Ke XIV dan Hari Kesatuan Gerakan PKK Ke-45 Tahun 2017 KaBupaten Lahat resmi dibuka oleh Bupati Lahat H Aswari Rivai, Selasa (25/4), di Desa Muara Tiga, Kecamatan Mulak Ulu.

Selain Bupati Lahat, tampak hadir juga Ketua TP-PKK Kabupaten Lahat Ny RR Kurnia Sismartianti Aswari, Sekretaris Daerah Lahat Nasrun Aswari, unsur FKPD, jajaran OPD serta para Camat Se-Kabupaten Lahat dan unsur Tripika Kecamatan dan masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini dimaksudkan agar tidak terkikis budaya bangsa yang semakin lama bergeser.

Dalam sambutannya, Ketua umum TP-PKK Kabupaten Lahat mengatakan, dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-45 ini diharapkan TP-PKK dapat memberikan peranan serta andil penting dalam membantu Kepala Desa di tengah masyarakat.

“Dalam kehidupan bermasyarakat, sering kita melaksanakan kegiatan yang ditujukan untuk menjalin silaturahmi. Di antaranya bergotong royong yang merupakan kearifan lokal yang dimiliki oleh seluruh masyarakat di negara kita termasuk Kabupaten Lahat,” ujar Ketua TP-PKK yang akrab disapa Bunda Lisa ini.

Foto/ujang-lahat

Sementara itu Bupati Lahat Saifudin Aswari Rivai, menyebutkan, untuk menjaga jabatan Kades yang merupakan amanat serta tidak mengecewakan masyarakat, pihaknya meminta agar Kades memberikan manfaat bagi masyarakat banyak khususnya desanya sendiri.

“Semangat gotong royong harus tetap dipertahankan, agar tidak terkikis oleh zaman. Dulu para pendahulu kita menjaga semangat tersebut, sehingga terjalin silaturahmi yang kokoh antara satu sama lain. Pemerintah berharap, agar kegiatan ini jangan hanya sekedar seremonial. Tapi pentingnya kepedulian kita terhadap masyarakat dan alam sekitar, itu merupakan wujud nyata dari pencanangan bulan bhakti gotong royong ini,” ujar H Aswari, dalam sambutannya.

Usai pembukaan, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan dan penanaman bibit tanaman, alat perkebunan dan pelepasan burung serta pemberian bibit ikan kepada masyarakat setempat. (korankito.com/ujang-lahat/drsd)