Tak Dibelikan Motor, Tomi Terjun dari Flyover Jakabaring

Tomi mengerang kesakitan setelah berusaha bunuh diri dengan cara melompat dari flyover Jakabaring, palembang.foto/depe

Palembang-Ulah Antomi alias Tomi (17), tak pantas ditiru. Hanya karena tidak dibelikan sepeda motor, Tomi nekat ingin mengakhiri​ hidupnya dengan cara terjun dari atas Jembatan Flyover Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, Senin (24/4) siang.

Beruntung, meski telah melompat dari atas jembatan, Tomi tak meninggal dunia. Ia hanya mengalami kesakitan di bagian perut sehingga oleh petugas kepolisian langsung dibawa ke RSUD Palembang BARI.

Aksi nekat pemuda yang tinggal di Jalan Gubernur HA Bastari, Lorong Pemandian, Kecamatan SU I Palembang ini dipicu keinginannya mempunyai sepeda motor tidak tersampaian.

“Saya sudah putus asa, karena tidak dibelikan sepeda motor Yamaha Vixion oleh orangtua. Padahal, saya ingin sekali mempunyai sepeda motor itu,” ujar Tomi di lokasi kejadian seraya menahan sakit.

Saksi mata bernama Ita (45), mengaku tidak mengetahui kapan korban melompat dari jembatan itu. Hanya saja, dirinya mendengar suara keras seperti benda jatuh.

“Saya mendengar suara benda jatuh, pas lihat dia sudah dalam keadaan terduduk di jalan. Sempat ada mobil yang hendak menabrak dia, beruntung mobil tersebut cepat mengerem dan berhenti di depannya,” katanya.

Ibu Tomi, Megawati (43) mengatakan, dirinya mendapatkan kabar anaknya hendak bunuh diri dari polisi yang mendatangi rumahnya. Waktu itu, dirinya sedang bekerja di salah satu rumah warga.

“Saya dikasih tahu tetangga, katanya anak saya mau bunuh diri sekarang sudah di Polresta Palembang. Jadi, saya langsung melihat keadaannya seperti apa,” tutur Mega ditemui di Polresta Palembang.

Menurut Mega, anaknya tak pernah bilang kepada dirinya maupun keluarga lainnya minta dibelikan sepeda motor. “Dia tidak pernah bilang kalau mau dibelikan motor, memang dia dalam kondisi sakit,” katanya.

KA SPKT Polresta Palembang Bripka Bambang mengatakan, usai menerima laporan dari warga, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan korban ke Polresta Palembang.

“Korban sudah dibawa RSUD Palembang BARI untuk dilakukan pengobatan. Berdasarkan keterangan dari korban, diduga dia nekat melakukan aksi bunuh diri karena keinginannya tidak kesampaian,”pungkasnya.korankito.com/depe/drsd