Bobol Puskemas, Dua Remaja Diciduk Polisi

OD (15) dan AC (16), ditangkap Unit Reskrim Polsekta Kertapati lantaran membobol Puskesmas Kertapati. Palembang. Foto/denny

Palembang – Gara-gara sudah membobol Puskesmas Kertapati, dua anak dibawah umur yakni OD (15) bersama temannya AC (16), ditangkap Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsekta Kertapati Palembang.

Keduanya ditangkap saat sedang berada di rumahnya masing-masing di kawasan Jalan Abi Kusno Cs, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Senin (24/4) sekitar pukul 05.00.

Kapolsek Kertapati Palembang AKP Delli Haris mengatakan, tertangkapnya pelaku berawal dari adanya laporan warga Erine Dwikora Putri (39), yang mengatakan Puskesmas tempatnya bekerja sudah dibobol maling.

“Menindaklanjuti laporan itu, kita langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, kedua pelaku berhasil kita amankan di rumahnya masing-masing,” jelas Delli saat gelar perkara di Polsek Kertapati Palembang.

Lebih lanjut Delli mengatakan, modus operandi yang digunakan pelaku dengan cara mencongkel dan merusak ventilasi kamar mandi yang berada di dalam Puskesmas tersebut

“Setelah masuk, keduanya langsung mengambil dua unit laptop di dalam Puskesmas itu. Kita akan melakukan pengembangan karena diduga para terssangka terlibat pencurian di tempat yang lain,” jelasnya.

Atas ulahnya, kedua pelaku terancam dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan diatas lima tahun penjara.

Sementara itu, tersangka AC mengakui perbuatannya. “Iya, kami yang mengambil laptop itu. Sudah saya jual seharga Rp700 ribu dan uangnya sudah saya belikan makanan, pakaian, dan rokok,” tuturnya.

Sedangkan OD mengaku laptop tersebut dijualnya seharga Rp500 ribu. “Sudah saya jual dengan seseorang. Uangnya saya belikan kebutuhan sehari-hari. AC yang mengajak saya untuk mencuri disana,” tutupnya. (korankito.com/depe/fran)