Spesialis Jambret Diterjang Timah Panas 

Palembang-Dua spesialis jambret, Firman (22) dan Aldo (20) harus merasakan timah panas anggota Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pal

Kedua pemuda yang tinggal di Desa Sungai Gerong, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumsel ini nekat melawan petugas dan berusaha kabur saat dilakukan penangkapan.

Mereka ditangkap petugas  saat sedang nongkrong di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di simpang tiga Tangga Takat, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II, Palembang, Kamis (20/4) sekitar pukul 15.00.

Berdasarkan data yang dihimpun, komplotan pelaku sudah sering melancarkan aksinya. Terakhir, pelaku mengambil tas milik Doni Osmon (19) yang sedang berada di bengkel las Jalan KH Azhari, Kecamatan SU II, Palembang.

Saat itu korban hendak membuang air kecil lalu meletakan tas selempang miliknya di pagar besi bengkel tersebut. Setelah dari kamar mandi, ia memergoki kedua pelaku mengambil tas miliknya. 

Lalu, pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam biru tanpa plat nomor. Sempat dikejar oleh korban, namun pelaku menghilang di kawasan simpang tiga Tangga Takat.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab Ipda Daniel Dirgala mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari pengaduan masyarakat yang resah dengan aksi jambret.

“Jadi, saat kita sedang menyelidiki pengaduan masyarakat, ada kejadian lagi. Langsung kita kejar, dan berhasil mengamankannya. Namun, pelaku mencoba kabur dengan terpaksa kita berikan tindakan tegas,” katanya. 

Dikatakan Daniel, berdasarkan pengakuan tersangka dirinya baru satu kali melancarkan aksinya. “Namun akan kita kembangkan, karena banyak laporan yang masuk,” tuturnya. 

Sementara​ itu, tersangka Firman mengatakan dirinya hanya betugas menunggu di atas sepeda motor. Sedangkan, yang mengambil tas korban Aldo, temannya.

“Aldo yang mengambilnya, saya hanya menunggu di motor. Ini baru yang pertama kali, belum sempat menikmati hasilnya. Rencananya, kalau berhasil tadi uangnya untuk makan-makan,” kata Firman. (korankito.com/depe/drsd)