Bisa Dipercaya

Nyopet Anggota Intel, Husni Didor

Husni nekat ,mencopet dompet anggot aTim Tupai yang sedang menyamar.foto/depe

Palembang- Gara-gara mencopet anggota Tim Tupai Sat Intelkam Polresta Palembang yang sedang menyamar sebagai pedagang, Husni Thamrin (18) harus merasakan timah panas polisi.

Husni berusaha kabur saat akan ditangkap oleh petugas di dalam bus kota jurusan Kertapati-Km12 di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di depan RM Sederhana, Kecamatan IT I, Palembang, Jumat (21/4) pagi.

Berita Sejenis
1 daripada 7

Menurut pemuda yang tinggal di kawasan Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan SU I Palembang ini, ia tidak mengetahui kalau yang dicopetnya itu anggota polisi.

“Saya tidak tahu, kalau itu polisi yang sedang menyamar. Waktu itu, dia sedang duduk di belakang, lalu saya ambil dompetnya dari dalam tas dan saya pun ditangkap,” ujarnya saat digelandang ke Mapolresta Palembang.

Husni mengaku sudah dua kali beraksi di dalam bus kota. Hasil menjambret ia gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. “Saya tidak bekerja, makanya nekat mencopet, uangnya untuk makan-makan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalui Kasat Intelkam Kompol Budi Santoso mengatakan, penangkapan pelaku menindaklanjuti pengaduan masyarakat.

“Jadi, masyarakat sudah sangat resah dengan aksi pencopetan. Menindaklanjuti​ pengaduan itu, kita membentuk tim Tupai yang disebar ke tempat-tempat keramaian, termasuk di dalam bus kota,” katanya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan saat dilakukan penyelidikan pihaknya melihat gerak-gerik pelaku mencurigakan. Lalu, satu orang anggota melakukan penyamaran sebagai seorang pedagang.

“Kita pancing dia dengan menempati dompet di dalam tas. Ternyata benar, pelaku mengambil dompet anggota kita dan langsung kita bekuk. Namun, pelaku mencoba kabur oleh karena itu kita lumpuhkan,” katanya.

Selanjutnya, anggota Sat Intelkam Polresta Palembang akan melakukan pengembangan terhadapa pelaku. “Barang bukti yang kita amankan, dompet korban dengan uang tunai Rp2,8 juta,” ucap Budi.

Ketika disinggung mengenai pemberian nama Tupai terhadap tim yang dibentuknya, Budi mengatakan tupai itu lincah. “Kalian tahu, Tupai itu lincah melompat kemana-mana, oleh karena itu saya kasih nama Tupai,” pungkasnya.korankito.com/depe/drsd