Penembak Satu Keluarga, Oknum Polisi Berpangkat Brigadir

Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara.foto/dhia

Lubuklinggau-Razia Cipta Kondisi jajaran Polres Lubuklinggau dan Polsek Lubuklinggau Timur yang berujung penembakan yang meneaskan korban Surini (50), dilakukan seorang anggota Sabhara berpangkat Brigadir.

Hal ini disampaikan Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara saat menggelar jumpa pers, Selasa (18/4) malam. “Hanya satu orang anggota yang melakukan penembakan berpangkat Brigadir.  Saat ini oknum polisi tersebut sedang kita periksa,” jelasnya.

Menurut Wakapolres, mobil Honda City BG 1488 ON terus melaju saat dihentikan petugas yang sedang razia sehingga petugas mencurigai kendaraan tersebut.  Saat dikejar menggunakan  mobil Mitsubishi Kuda, mobil Honda City yang dikendarai Diki (29) tetap melaju kencang sehingga aparat memberikan tembakan peringatan.

“Sempat terjadi kejar-kejaran sampai jarak 3Km, namun mobil tetap tidak mau berhenti. Saat diberi tembakan peringatan mobil tetap melaju kencang, makanya aparat tambah curiga,” tambahnya.

Tak hanya itu Wakapolres juga menjelaskan kalau dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), plat mobil yang digunakan tidak terdata di Samsat alias bodong.  “Sudah kita lakukan olah TKP plat yang digunakan palsu sementara plat asli dan surat-surat kendaraan ada di dalam mobil,” tambahnya.

Untuk saat ini jenazah korban meninggal sudah diantar ke rumah duka di Kecamatan Blitar, Kabupaten Rejang Lebong, sementara korban kritis sudah dirujuk ke Palembang.  Sedangkan empat korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Sobirin.

“Untuk sopir sudah kita lakukan tes urine dan sejauh ini hasilnya masih meragukan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan satu keluarga yang mengendarai mobil Honda City warna hitam nopol BG 1488 ON diberondong tembakan di Jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Selasa (18/4) siang.

Akibat tembakan tersebut satu korban tewas dan lima korban kritis. Korban tewas atas nama Surini (50) yang menderita luka tembak.korankito.com/dhia/drsd